Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

Giovanna Bee
Kisah tentang Diana dan Alexander yang berasal dari dunia yang berbeda; siang dan malam, hitam dan putih, baik dan tidak baik.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 400 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Sahabatku Menyembuhkan Gairahku

Sahabatku Menyembuhkan Gairahku

Di bawah cahaya kekuningan yang hangat, tangan besar dan kasar itu terasa lentur seperti ular. Aku ditempatkan dalam posisi yang memalukan dengan wajah yang dibenamkan ke dalam bantal. Dalam posisi yang memalukan ini, aku tidak berdaya untuk melawan. Aku hanya bisa mengeluarkan tangisan kesakitan sekaligus kenikmatan. "Ini terlalu dalam …."
9.2K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
You're My Mirror

You're My Mirror

sirahshe_
Terkutuk dan dikurung dalam cermin, memiliki kekuatan sihir jahat yang harus dihancurkan. Rose dipertemukan dengan Bara lelaki unik yang tak sengaja mengucapkan mantra hingga ia terbebas dari cermin, begitupun mengembalikan warna putih pada bunga mawarnya yang menghitam, dengan arti bahwa Bara mampu menghancurkan kutukan pada diri Rose, serta akan dapat membantunya untuk melenyapkan sosok penyihir yang telah mengutuknya dan masih terus mengejarnya sampai detik ini. Namun, hati Bara rupanya terlampau keras, bertemu dengan Rose baginya adalah petaka, terlebih hatinya telah tertaut pada gadis sombong benama Lily. Bara membiarkan Rose terkurung dalam gelapnya kutukan. Semua semakin diperburuk dengan rahasia yang mulai terungkap, mengenai sosok penyihir yang ternyata sudah lama berada di dekatnya. Mengintai tanpa diketahui, menunggu kedatangan waktu yang tepat untuk melancarkan aksinya. Sampai tiba malam bulan purnama, Rose resmi diabadikan dalam kutukan. Tepat di depan mata Bara. Menyaksikan itu, apa yang akan Bara lakukan? Mungkinkah perasaannya masih mengharapkan Rose agar pergi? Atau untaian kenangan dapat mengubah perasaanya dalam sekejap? sirahshe ~ Copyright 2021
102.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Setelah Reinkarnasi, Aku Tidak Lagi Menjadi Penyelamat

Setelah Reinkarnasi, Aku Tidak Lagi Menjadi Penyelamat

Aku pernah menyelamatkan nyawa Theo, sang Ketua Keluarga Luca. Saat peluru hampir menembus tubuhnya, akulah yang berdiri di depannya dan menahan tembakan itu. Sebagai balas budi, aku menggantikan kakakku menjalani pernikahan politik. Namun pada malam pengantin kami, Theo lebih memilih pergi mabuk-mabukan dan tak menyentuhku sedikit pun. Dengan polosnya aku percaya suatu hari nanti aku bisa meluluhkan hatinya. Tetapi belum genap lima tahun, Theo datang menemuiku sambil menggandeng seorang anak kecil yang sangat mirip dengannya bersama kakakku. “Anna membesarkan anak di luar negeri sendirian, dia sudah terlalu banyak menderita. Aku harus menebusnya,” katanya sambil menyerahkan surat cerai kepadaku. “Kau sudah menduduki posisi nyonya Keluarga Luca selama bertahun-tahun. Sudah waktunya kau mengembalikannya padanya.” Saat itu aku baru tahu, ketika Theo meninggalkanku sendirian di malam pengantin kami, ternyata ia pergi menemui kakakku dan menghabiskan malam bersamanya. Aku mengeluarkan hasil tes kehamilan yang awalnya ingin kujadikan kejutan. Namun ia langsung merobeknya. “Aku tidak membutuhkannya.” Kata-kata sedingin es itu menjadi awal dari akhir hidupku. Aku dipaksa naik ke meja operasi. Pendarahan hebat terjadi dan dua nyawa pun hilang sekaligus. Ketika aku membuka mata kembali, peluru itu kembali mengarah ke tubuh Theo. Tetapi kali ini aku berbalik, dan mendorong kakakku ke arahnya.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Pendekar Pedang Tanpa Tanding

Pendekar Pedang Tanpa Tanding

Teratai Putih menjadi sekte paling kuat di Haidong. Mereka memiliki pusaka keramat yang bernama Kitab Naga Bertuah. Dalam kitab itu tertulis sejumlah jurus pedang yang sangat dahsyat. Tak heran jika hal itu memicu sekte-sekte aliran hitam untuk merebutnya. Akan tetapi, semua serangan mampu dilumpuhkan. Sampai pada akhirnya, pengkhianatan dari salah seorang anggota, menjadi bencana besar bagi sekte itu. Pembantaian masal membuat Teratai Putih hancur. "Aku bersumpah akan memenggal kepala mereka, meski mereka berlutut dan mencium kakiku meminta ampun," kata seorang pelayan di kedai teh.
9.790.6K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

Anggur merah mengalir perlahan menyusuri leherku yang jenjang, turun hingga ke tulang selangka, lalu ke bagian dadaku yang putih dan berisi. Cairan merah itu membasahi kedua buah dadaku, sebagian mengalir ke celah yang dalam di antaranya, lalu merembes ke kemeja putih yang kukenakan. Pakaianku pun menempel erat di tubuhku, membuat dua tonjolan lembut di dadaku tampak samar di baliknya. Tubuhku mulai bergetar pelan karena gugup, tetapi di saat yang sama, ada sensasi tegang yang sulit dijelaskan. Ini pertama kalinya aku dengan sadar mencoba menggoda pria lain selain suamiku.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Terjebak Dendam Pewaris Arogan

Terjebak Dendam Pewaris Arogan

Devada harus menelan pil pahit karena dibuang oleh pamannya sendiri ke sebuah rumah bordil. Di sana, Devada dipaksa untuk melayani laki-laki hidung belang. Namun, Devada beruntung karena pria pertama yang harus dia layani justru menawarkan kebebasan. Pria tersebut berkata bahwa dia bisa mengeluarkan Devada dari tempat kotor itu. Hanya saja, ada harga yang harus dibayar oleh Devada. "Apa? menikah?”
105.3K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

“Nyonya, baju harus dilepas, benar, pakaian dalam juga.” “Silakan duduk dan angkat dadamu sedikit lebih tinggi.” Di atas tempat tidur yang luas, seorang wanita gemuk setengah bersandar di tempat tidur dengan tubuh bagian atasnya telanjang dan menawarkan dadanya yang menjulang tinggi kepada pria asing di samping tempat tidur, di bawah belaian pria itu dia bergemetar dan mengeluarkan cairan.
96.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
Satu Malam Bersama Tuan Muda

Satu Malam Bersama Tuan Muda

Isabella Dinda Prameswari — gadis berusia 23 tahun yang rela meninggalkan kampung halamannya di Bogor untuk bekerja sebagai office girl di sebuah hotel mewah Jakarta. Hidupnya penuh perjuangan setelah sang ayah meninggal, meninggalkan ibu dan dua adik kecil yang harus Dinda tanggung. Namun, takdir kejam menimpa Dinda. Dalam lelahnya menjalani sif malam, ia menjadi korban pria mabuk yang menyeretnya ke kamar hotel yang telah ia bersihkan dan merenggut kehormatannya. Pagi harinya, Dinda memutuskan untuk pergi dari kamar yang membawa luka untuknya dan meninggalkan pria yang merusak hidupnya itu sendirian dengan tanpa busana. Hidup Dinda berubah dalam semalam. Akankah ia bisa bangkit dari luka yang menghancurkan hidupnya? Atau justru, takdir akan membawanya ke jalan yang tak pernah ia bayangkan?
615 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as mata mengeluarkan lendir putih
Read
+Library
PREV
1
...
1314151617
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status