Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku
rengek Meilissa, tak mampu lagi menyembunyikan rasa ingin tahunya.
“Kalau Bibi ngomong, bukan kejutan dong,” jawab Bibi Emma sambil tersenyum misterius.
“Ck! Bibi jahat deh,” rajuk Meilissa manja, bibirnya mengerucut tapi tidak benar-benar marah.
Bibi Emma menepuk tangan Meilissa dengan lembut. “Sabar ya, Non. Bibi jamin, Non Mei akan bahagia dan senang dengan kejutan ini. Sabar ya, Non.”