Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

Kupejamkan sejenak kelopak mata ini. "Emm, boleh aku meminjam uang?" ****************
1026.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai may i borrow your pencil
Baca
+Pustaka
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

“Bagaimana, Pak? Apa bisa dihubungi?” Aku menggeleng sembari tersenyum kecut. “Apa saya boleh meminjam lagi?” “Ya, silakan.” “Terima kasih. Maafkan saya telah merepotkan.” “Tidak, Pak.” “Biar nanti dimasukkan ke dalam tagihan saja.” “Baik, Pak. Terima kasih.”
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai may i borrow your pencil
Baca
+Pustaka
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Omelku "Biarin aja, salah sendiri ceroboh." Cebiknya padaku. "Mas mohon Lus, bantu sekali ini saja. Kamu kan tau Mas gak pernah nyusahin kamu selama ini. Dan kali ini Mas mohon, bantu Mas ya. Dan bakal Mas cicil uangnya kalau uda gajian." Ucapku sambil mengiba padanya. Sebenarnya aku bisa saja berhutang di koprasi pabrik. Cuman aku tak mau jika teman-teman ku tau aku mengajukan pinjaman. Dan mereka bertanya-tanya untuk apa pinjaman itu.
1066.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai may i borrow your pencil
Baca
+Pustaka
Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Haruskah dia mengambil pinjaman online? “Ponselku rusak. Gimana mau ajukan pinjaman?” “Kalau Mbak mau, saya bisa bantu." Joyce terdiam sejenak, kembali merasa ragu. Dia tahu ada risiko di balik pinjaman semacam itu, tapi keadaannya benar-benar membutuhkan bantuan. Waktu terus berjalan, dan dia tak bisa menunggu lebih lama lagi. Akhirnya, dengan anggukan pelan, Joyce setuju.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai may i borrow your pencil
Baca
+Pustaka
Cinta Buta Sang Mafia

Cinta Buta Sang Mafia

Aku tetap fokus memperbaiki pasal-pasal kontrak dan menganggap ucapan itu seperti tiupan angin. Melihatku tak terpancing, senyuman di wajah Melisa sempat kaku sejenak. Dia menunduk melihat pena di tanganku dan muncul ide licik. “Pena ini lumayan bagus.” Tiba-tiba, dia mengulurkan tangan, “Boleh kupinjam sebentar?” Belum sempat aku merespons, di sudah merebut pena itu dari tanganku. Itu adalah pena merek mewah yang cukup langka, hadiah dari Rian di tahun pertama pernikahan kami.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai may i borrow your pencil
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Dastan membatin "Dastan tolong pinjamkan aku pundak mu." linangan air mata masih saja menetes di pipi Bobby. Kening Dastan berkerut bingung. "Pundakku? Untuk... apa?" "Aku... aku... ingin bersandar dan menangis disana." Bobbi berujar melempar tatapan ragu pada Dastan.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai may i borrow your pencil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status