Bayangan Kelam
“Aku berhutang besar kepada seseorang. Seseorang yang sangat berbahaya. Dan sekarang, mereka mulai mengancam bukan hanya aku, tapi juga orang-orang di sekitarku. Termasuk kamu, Anisa.”
Jantung Anisa serasa berhenti. Dia tidak menyangka bahwa masalah yang Arya hadapi begitu besar. “Apa maksudmu? Apa yang sebenarnya terjadi?”
“Dulu, aku terjebak dalam situasi yang membuatku harus meminjam uang dari orang-orang yang nggak bisa dipercaya,” kata Arya, suaranya terdengar berat. “Mereka bilang aku bisa bayar nanti, tapi bunga terus bertambah, dan sekarang aku terjebak. Mereka menginginkan lebih dari sekadar uang, Anisa. Mereka menginginkan aku, dan mungkin... kamu juga.”
Sikat na Kabanata