Suamiku Jadul
kata Ucok lagi.
"Apa katamu tadi, Cok?"
"Renovasi mesjid,"
"Bukan itu, sebelumnya?"
"Kaya tapi korupsi,"
"Bukan, sebelumnya lagi,"
"Aku terobsesi ingin seperti Om Hernyet,"
"Itu dia, obsesi, itu obsesi, obsesi itu bukan cinta aku terobsesi, makasih, Cok, kau telah memberikan pencerahan untuk Ayah, ternyata obsesi," kataku kemudian.