Ada cerita seru di balik kemunculan Teriberka sebagai fenomena online. Platform yang jadi panggung awalnya adalah VKontakte, semacam Facebook-nya Rusia. Awalnya konten mereka berupa meme absurd dan komedi gelap yang menyebar lewat grup-grup tertutup, lalu meledak jadi viral. Yang bikin unik, mereka berhasil menciptakan bahasa visual sendiri - kombinasi gambar low quality dengan teks satire yang nendang.
Dari VK, kontennya merembet ke platform lain seperti Telegram dan akhirnya TikTok. Tapi akarnya tetap di VKontakte, di mana komunitas awal mereka berkembang organik. Justru karena awalnya eksklusif di lingkaran tertentu, Teriberka punya daya tarik underground yang bikin orang penasaran. Lucunya, konten mereka yang awalnya dianggap 'niche' malah jadi mainstream karena saking viralnya.