Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Sah

Mendadak Sah

Mulutnya terbuka melihat pemandangan di hadapannya. "Anjrit! Udah semalem digendong, sekarang disuapin. Mau juga!" rengeknya manja. "Mau juga mau juga... Mau mati kena alergi lo!" Damar menarik rambut Hanum kesal. Di barisan paling belakang, Dinar hanya bisa menggaruk lehernya bingung. Apa yang harus ia lakukan sekarang? ***
1042.7K viewsCompletedAdded to Library 939 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

Nathaniel makin merasa sesak di dadanya. “Kau tidak perlu berpura-pura—” ucap Nathaniel, ia merasa lidahnya begitu pahit saat mengatakan itu. “Selama ini kau bahkan tak pernah menghubungiku. Kau pasti menjalani hidup begitu damai tanpa diriku.”
103.4K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

ucap Manda dengan semangat empat lima. “Dih, asik dari mana. Dah ah, yuk, cabut. Keburu siang entar. Malah ngobrol nggak habis-habis,” pungkas Dewi menyudahi obrolan ngalor ngidul dengan temannya. “Kapan-kapan Gue maen ke tetangga Elu ya, Dewi?!” Dewi masih mendengar teriakan Manda saat ia mulai menyalakan mesin motor. Ibu dari Sultan itu hanya mengibaskan tangan.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

“Teh, dengar itu ‘kan?” Aku mengangguk, “Kita lihat ke sana.” Alea menarik lengan kananku yang bersiap menuju ke balik rak, dia menggeleng kencang, “Jangan ke sana teh.” “Suaranya seperti yang kesakitan. Kita harus tolong,” cicitku menghempas pelan genggaman Alea pada lengan kananku.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Pesona Tuan Majikan Yang Luar Biasa

Pesona Tuan Majikan Yang Luar Biasa

Tubuhnya melengkung sempurna, kaki gemetar hebat, dan desahan panjang keluar dari mulutnya tanpa bisa ditahan lagi. Dewa tidak berhenti. Lidahnya semakin dalam, semakin rakus. Ia menghisap titik Mentari dengan kuat, lalu menjilat cepat naik-turun, memutari titik paling sensitif itu tanpa ampun. Satu jarinya menyusup masuk pelan, mendorong masuk ke dalam yang sudah sangat basah, menggaruk dinding dalamnya sambil mulutnya terus bekerja. “Ahhh…! Pak… jangan… hhh… cukup Pak, cukup… umm…!”
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 360 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Kultivator Terlarang

Kultivator Terlarang

Sebuah seringai gila dan liar merekah sempurna di wajahnya yang berdarah. "Kalian merapikan meja makan dengan sangat baik," bisik Lu Chen, suaranya tak lagi serak atau lemah, melainkan berlapis-lapis dengungan iblis murni yang menggetarkan udara. Lu Chen menarik napas panjang. HUUUSSSHHH! Ia menghembuskan napas itu dengan satu sentakan pelan dari hidungnya. BZZZZTTT! KRAAAKKK! PRAAANGGG!
10587 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Slurp … slurp! Suara decakan dari tangan yang menusuk-nusuk lubang dan juga suara hisapan mulut Damar terdengar memenuhi ruangan. Kaki Sekar semakin melebar saat Damar mulai memasukkan lidahnya ke dalam lubang kemaluannya. “Akhh …! Nghhh uhm!”
104.1K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Croak! Kodok Berbisa perlahan-lahan menurunkan kepalanya, membuka mulutnya yang bergigi tajam, dan hendak memuntahkan lidahnya yang tak terkalahkan. Tapi, "Binatang bodoh, jangan menghalangi jalanku, mati!"
104.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Mampu memperlihatkan bentuk dadanya yang sixpack. Entah siapa yang memulai, kedua bibir beda jenis itu saling berpagut. Ketika bibir Bumi sedikit terbuka, Langit segera mengobrak abrik bagian dalamnya. Menggigit pelan, mengunci, menautkan lidah dan menggeser ke bibir bagian luar. Mengelilingi dengan pelan. Menggeser bibirnya ke pipi, kemudian telinga. Mengecupnya perlahan.
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
DALAM DEKAP DERITA

DALAM DEKAP DERITA

Lalu ia julurkan lidahnya ntuk mengecap benda kenyal yang selalu membuatnya hilang arah. Dan lenguhan itu sukses membuatnya mengganti dengan pagutan lalu lumatan juga gigitan. Dua bibir itu bersama memainkan perannya, mengecap setiap rasa yang entah kapan akan bisa mereka reguk nikmatnya dalam ikatan yang sewajarnya.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as mendecakkan lidah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status