Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

Perutku terasa sakit, biasanya sakit seperti ini, tamu bulananku akan datang. Ternyata benar, saat aku cek ke kamar mandi. ★★★KARTIKA DEKA★★★ Acara ngunduh mantu berjalan dengan lancar dan tak kalah meriahnya dengan pesta yang diadakan di rumahku. "Bapak dan Ibu, pulang ya Ndok. Baik-baik di sini. Patuhi dan jaga kehormatan suamimu juga keluarga barumu." Bapak memberikan nasehat sebelum berangkat kembali pulang ke rumah.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as meniduri
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab75 Aku menghela napas berat, memandangi sejenak wajah Tania yang nampak acuh tak acuh. "Raka, dibawah ada tamu," ucap Adam, yang masuk ke dalam kamar mereka. Kamar yang masih terbuka lebar itu pun, Raka tutup, ketika mengekor Adam kelantai bawah, menemui tamu yang datang. "Ibu ...." Raka berseru, dengan sumringah, dia pun mencium punggung tangan mertuanya.
1099.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as meniduri
Read
+Library
MENIKAHI DUKE TIRAN

MENIKAHI DUKE TIRAN

Loria mengelap darah yang ada disudut bibirnya dan mencoba untuk berdiri. “Ugh... sakit sekali.” Tubuh kecil itu berjalan menuju kamar sesuai dengan ingatan pemilik tubuh asli. Kamar Loria berada di atas, tepatnya di loteng kediaman Marquess. Saat masuk kedalam rumah, Loria melihat seorang remaja dengan rambut blonde dan mata berwarna ungu. Ini adalah kakak pertamanya Julian Ardelis penerus kediaman Marquess Bersama kepala pelayan kediaman Ardelis.
10483 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as meniduri
Read
+Library
 Direndahkan Mertua

Direndahkan Mertua

“Dari mana ya? Lupa, ada yang pernah ingetin. Lama udah, tapi ya itu biasanya mitos.” Saat Susi sibuk mencuci piring, Rendy menatap amplop cokelat di atas meja yang terbuka. Dengan rasa ingin tahu yang tak bisa ditahan, dia menyipitkan mata membaca tulisan yang tampak mencolok: Panggilan Sidang. “Mbak, ini surat apa?” tanya Rendy sambil menunjuk amplop itu. Susi menoleh sejenak, melihat ke arah yang ditunjuk Rendy. Ada jeda sebelum dia menjawab. “Oh, itu surat panggilan sidang cerai, Ren.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as meniduri
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Juga masih terawat. Memasuki Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ponsel Mas Adry yang tergeletak tepat d samping tuas transmisi berdering. Lelaki berambut cepak yang masih fokus menyetir itu tak menjawab panggilan. Ia membiarkan saja sampai bunyi nada deringnya berhenti. Aku sempat melirik nama dari si penelepon. "My honey?" "Audi." Mas Adry mengatakan tanpa ragu-ragu.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as meniduri
Read
+Library
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

"Waalaikumsalam Mbak Jannah, ada apa?" "Ehm, Fahmi,aku ingin minta tolong, bisakah kamu memberitahuku dengan detail alamat tempat Mas ikbal dikuburkan." "Kok, tumben?" "Kami ingin berziarah, Raisa merindukannya," jawabku. "Oh baik, akan saya share lokasinya nanti lew*t w* ya," katanya. "Baik, terima kasih," jawabku. "Sama-sama."
1059.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as meniduri
Show Reviews (15)
Read
+Library
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Read All Reviews
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Di mana satu petak dia gunakan untuk tidur dan kegiatan lainnya, sedangkan satu petak lagi yang ukurannya lebih kecil digunakan untuk dapur yang menyatu dengan kamar mandi. Tanpa sungkan kami duduk di tikar butut, di dekat neneknya yang terbaring lemah sembari menatap pada kami semua. Setelah sempat pergi ke dapur, Naila kembali dengan membawakan teh hangat untuk kami. Saking gugupnya, tangan itu sedikit gemetar dan tak sengaja menumpahkan sedikit tehnya. "Hati-hati panas." Aku refleks menahan nampan hingga tak sengaja menyentuh jarinya.
9.8237.9K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as meniduri
Show Reviews (32)
Read
+Library
pepee.rahmah
Dikira Malik dah tobat beneran, ehh...ternyata masih tukang bo'ong. Duhhh klo sampe Karin beneran balikan ma Malik, artinya ni cerita g jauh beda ma cerita2 translate yg lain. Tokoh utama balikan lg cowok pengkhianat. Semoga bedaa...
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status