Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mandul

Mandul

Deg. "A-aku a-aku mau mandi dulu!" Riri segera melesat masuk ke kamar mandi. Rasanya wajahnya kini merona. Wanita itu bahkan menutup daun pintu dengan keras. Di balik pintu, Riri membatin. Arnold, sebenarnya kau siapa?
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
ISTRI MUDA

ISTRI MUDA

Semenit Dua menit, kak Rendi sama sekali ak mengatakan apapun. Ini pertama kalinya aku merasa kesal dibuatnya. “Nggak jadi deh. Met malam,” katanya sambil menyalakan mobilnya. Aku mengendikkan kedua bahuku tak acuh lalu mulai masuk ke dalam pagar rumah yang nyala lampu depannya agak temaram. Tidak terdengar suara Gala di dalam ketika aku membuka pintu. Mungkin Gala sudah tidur karena waktu memang sudah menunjukkan jam tengah malam. Pelan-pelan aku masuk lalu tak lama terdengar suara seseorang yang mustahil tak kukenal. Dan mereka tengah membicarakanku yang mungkin tak diketahui oleh mereka dari meja makan di sana.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

ucap Mama Manda “Mau kemana Yo? Tumben jam segini udah rapi” Tanya Papa Zeth “Ini Pa mau pergi dulu sama Ify” katanya “Yaudah sebelum pergi sarapan dulu dan biar gak keburu siang ” ucap Mama Manda “Ok, ma” kata Rio
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Masalah di kantor Justin akan urus secepatnya. Dalam sebuah grup, Justin memberikan informasi jika besok libur, dikarenakan Justin akan meeting bersama dengan Alina, yang menurut mereka kurang logis karena meeting dengan karyawan magang. Sebelum keluar kota, Justin membawa Alina ke sebuah vila. Justin membawa Alina ke sebuah vila yang mewah, jauh dari keramaian kota, dengan harapan mereka bisa menyelesaikan semua masalah dan membangun kembali kepercayaan.
786 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

suara lembut itu memecah kesunyian warung yang mulai lengang. Sekar menoleh, tersenyum melihat putranya berdiri dengan tatapan serius. “Ada apa, Sayang?” “Kata Mutia, Ruri udah punya papa baru.” Sekar mengernyit. “Ruri siapa?” “Teman sekolah Raka. Papanya meninggal, sama kayak papa Raka. Tapi sekarang, Ruri punya papa lagi. Katanya papa barunya baik. Kayak Om Ardi...”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

WISUDA POV ZAKI. Sejak keluar dari rumah hingga sampai di pelataran auditorium kampus, aku tidak melepas genggaman ini dari tangan Rumi. Dirinya sampai mengomel karena aku tidak melepas pegangan tanganku padanya. “Sebentar aja, Kak, Rumi mau ke toilet,” ucapnya padaku yang berusaha melepas pegangan tangannya. “Yaudah, aku ikut. Aku tunggu di luar.” Dia melotot menatapku, kuabaikan saja berpaling menatap ke arah lain.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
VERDINDA

VERDINDA

My babe sakit Alex: Siapa yang meninggal tong? Risky: Kapan kita jenguk Ver? Verdi: Kondisinya udah baikan, besok pulang sekolah gue mau jenguk dia. Regal: Ya udah kita besok kumpul di parkiran. Otong:👍 Risky: siap. Paul: Gue sama Radit barengan kelas gue ya bro. Rendra: Gue besok nunggu kalian di jalan depan SMA gue, kan searah, oke?
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

Haikal : Cabut aja lah kalau emang gak ada Jevano : Iya nggak ada, udah empat hari katanya rumahnya kosong Hayden : Pindah apa gimana lo Ra @Shera Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

“Ini akan sangat berguna.” Keduanya lantas mengeluarkan moncong sumpitan melalui celah tirai. Kuranji melirik Puti Tan. “Kita bidik setelah ketukan ketiga.” “Mn.” Memanfaatkan bantuan temaram pendar rembulan yang mengintip dari celah dedaunan, Kuranji mengetuk pelan lantai bendi. Tuk! Tuk! Tuk! Swuuut!
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
Perjodohan Gila dengan CEO Arogan

Perjodohan Gila dengan CEO Arogan

Bagaimanapun juga calon penerus tahta Dendanious akan segera lahir dan mereka butuh persiapan yang matang. Satu jam kemudian, Irene bangun dari tidurnya. Perempuan itu kemudian meminta nomor nyonya Dendanious kepada Mino, dan memberikan pesan berupa permintaan maaf karena sudah menelantarkan klinik yang Mino buat susah payah untuknya, dan menjadikan ibu mertuanya 'direktur' sementara yang mengawasi jalannya klinik tersebut.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai meniduri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status