Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Naira menatap Lira dengan tatapan tegas—seolah tahu waktu mereka hampir habis. “Cepatlah, Lira. Dunia sedang menunggu kalimat pertamamu.” Lira menggenggam pena cahaya yang muncul di udara, lalu menatap halaman emas di tangannya. Tangan kecilnya bergetar, tapi matanya tak lagi ragu. Dengan napas tertahan, ia menulis satu kalimat pertama yang keluar dari hatinya: “Tidak ada gerbang yang benar-benar tertutup bagi jiwa yang ingin pulang.”
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 23 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Ujung Senja

Ujung Senja

“Terima kasih, Mi. Yuklah turun.” Kami berjalan bersisian memasuki Lolita. Kedatanganku disambut teriakan heboh Meri yang menelepon berkali-kali tetapi tidak aku jawab. “Pantesan lu kagak jawab telepon gue, lagi asyik pacaran ternyata.” Mulut Meri memang tak bisa ditahan. Aku memelotot ke arahnya, berharap dia mengerti untuk menjaga ucapan.
108.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 257 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
SELIR HATI

SELIR HATI

Gita menatap sendok di tangannya, berusaha tetap tersenyum. “Wah, luar biasa. Senang sekali bisa bertemu orang yang begitu dihormati Baginda,” katanya sopan. Lira tersenyum ramah. “Terima kasih, Nyonya. Saya juga senang akhirnya bisa melihat wanita yang katanya membuat Baginda terlihat lebih tenang.” Kalimat itu membuat ruangan mendadak sunyi. Bahkan Dias sempat melirik tajam ke arah Lira, mungkin tak menyangka perempuan itu akan berbicara sejujur itu.
103.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 107 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
7 Sumpah

7 Sumpah

- 7 Sumpah - ------------------- Hanyalah dia yang ku cintai Hanyalah dia yang ku sayangi Izinkanlah aku bersamanya Sampai samudra mengering Berikanlah aku kesempatan Memeluk hatinya lagi Ikhlas ku berikan semua Yang ku miliki Eren -- Senandung Malam
9.96.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 124 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Istri Kontrak Sang Miliarder Terkutuk

Istri Kontrak Sang Miliarder Terkutuk

Tapi meski tak ada yang menyebut namanya, suara Adrian tetap berputar dalam pikirannya. “Kalau aku bisa mengulanginya... aku akan tetap menciummu.” Meri mengerutkan bibir. Ia membuka jurnal kerja dan menulis beberapa catatan pembelian bahan, dan satu halaman kosong terbuka. Tanpa sadar, ia menulis satu baris. 'Jangan izinkan seseorang membuatmu lemah, apalagi jika dia menyentuhmu dengan sesuatu yang membuatmu bingung.'
102.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 71 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Terlalu bodoh untuk diriku menahan berat jutaan rindu apalagi menahan egoku.. Maafkanlah sikapku lupakanlah salahku..” Ridwan bernyanyi mengikuti lagu. Lili lalu terbangun, disusul oleh Rianti kemudian Riris. “Takkan ku biarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 298 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

Namun, bagiku hal itu sangatlah sulit Aku takut akan terluka (Damsonegongbang, Loving With Your Heart – Terjemahan) Lama kelamaan, tangisannya semakin melengking. Untaian lirik seolah mengembun di depan matanya. Mengecil, seperti situasi hatinya. Kemudian membesar seperti laranya yang tak terbendung. Bagi Merin, lirik itu benar-benar kurang ajar karena membicarakan dirinya.
2.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 56 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Beliau tak menunggu jawabanku, melainkan sedikit membungkuk hingga suaranya berbisik tepat di telingaku. "Malam ini adalah perayaan kemenangan. Jangan ubah pesta ini menjadi medan pertempuran baru." "Hamba takkan mengubahnya menjadi apa pun selain perayaan yang layak," jawabku mantap. "Hamba hanya lelah bersembunyi terus-menerus. Lagipula, seluruh selir diundang hadir. Mustahil rasanya jika hamba—sebagai salah satu selir Yang Mulia—justru tak menampakkan diri."
513 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 15 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mira menyesap segelas jusnya yang tinggal setengah. Ia terdiam sejenak untuk merangkai kata-kata yang mudah dipahami. “Selain dari mimpi, yang sering digunakan itu kemantapan hati. Ada kecenderungan gitu loh. Dalam hal ini, kamu lebih condong pada siapa,” jawabnya. “Berarti ini berasal dari hati, ya, Mbak?” Lora menatap Mira sangat serius dengan tangan terlipat di atas meja seolah-olah sedang mendengarkan penjelasan guru.
10211.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 7.4K fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

"Miri sedang menunggumu di pusat The Loom. Dia sudah mulai menyanyikan lagu untuk seluruh dunia." Lilia jatuh terduduk, napasnya tersengal karena kejutan listrik dan beban mental yang luar biasa. Ia melihat ke arah pintu yang ditunjuk ayahnya, merasakan sebuah tarikan frekuensi yang sangat kuat dari arah sana—frekuensi Gema Ketiga yang kini telah berubah menjadi gelap. Miri tidak lagi menangis; ia sedang memancarkan gelombang kesadaran yang mulai merembes ke dalam setiap tabung Juan di ruangan itu.
355 VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 7 fois en tant que meri lirik
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status