Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

“Gue juga sebenernya nggak paham-paham amat nama kucing-kucing nyokap gue. Ya cuma Gengis Khan juga yang gue hafal. Apalagi dia item sendirian.” Aku tertawa kecil. Tidak kusangka mengobrol dengan Deska dalam keadaan mood-nya membaik ternyata semenyenangkan ini. “Dany dan Snowie juga,” tukasku cepat. “Kan mereka putih.” “Yang warna oranye itu tuh, sama abu-abu, kadang susah gue bedain. Mana mukanya sama semua.” “Di mana-mana kucing juga begitu kan mukanya.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as mewarnai kucing
Read
+Library
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Di dekatnya, terdapat dua ekor anak kucing yang sedang menjilat-jilat makanan kucing yang diletak dalam sebuah piring plastik kecil. Jenar menjatuhkan tatapnya pada plastik sebuah minimarket yang berada di atas pangkuan Mada hingga dirinya paham. “Mada, kamu membuatku jantungan,” keluhnya dengan bibir tertekuk seraya berjalan mendekat ke arah Mada lalu ikut berjongkok. Sungguh, Jenar merasa aman karena dia memakai celana panjang. Mada mengelus kepala kucing yang berwarna oranye sebelum menatap Jenar dengan cukup sinis.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as mewarnai kucing
Read
+Library
Wedding Drama

Wedding Drama

Dia marah disebut bau lantaran dirinya adalah kucing level berbeda yang rutin pergi ke salon untuk memotong kuku juga perawatan lainnya. “Siapa yang mengizinkanmu membawanya kemari?” tanya Zayn sengit sambil berusaha meredam rasa seramnya pada kucing. Baginya kucing adalah hewan berbahaya. Para kucing memasang wajah manis, tetapi sewaktu-waktu akan berubah galak, menyakar dan menggigit. Dia pernah digigit dan dicakar kucing sewaktu sekolah dasar dulu. Sebenarnya si kucing bukan menggigit tanpa alasan, kala itu Zayn iseng menarik ekor kucing tetangganya dan berakhir dengan cakaran serta gigitan ganas di kaki juga tangannya.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as mewarnai kucing
Read
+Library
Mawar Kecil Beracun

Mawar Kecil Beracun

Di mata orang tuaku, nilaiku hanyalah sebagai alat aliansi pernikahan. Malam itu, aku pergi ke bar dan memesan minuman yang paling keras. Setelah mabuk berat, aku membanting gelas kosong ke atas meja. Sebuah tangan besar yang hangat menutupi mulut gelas itu. Aku mendongak, pandanganku kabur. Levi melepaskan mantelnya yang masih hangat dan menyampirkannya di bahuku. "Kenapa tanganmu dingin sekali?"
2.8K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as mewarnai kucing
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status