DANYANG
Dia masih mengantuk, tapi tidur siang selama sepuluh menit saja sudah membawanya menemui mimpi buruk yang mengerikan.
Dayu merasa mimpinya sangat nyata, dia berjalan di sebuah jalan setapak yang meliuk di tengah hutan. Dalam mimpinya, dia sudah berjalan di sana entah bagaimana, di tengah gelap tanpa penerangan apapun. Di sampingnya, ada Dimas yang berjalan dengan cara yang sama, sementara di depannya ada ayah dan tante Sekar yang melangkah seperti dua boneka.
Rasanya melelahkan. Tidur bukannya membuat tubuhnya yang lebih membaik, tapi justru sebaliknya.
الفصول الرائجة