CEO Mencari Cinta
Galih mulai mendesis.
“Baiklah begitu, Sayang. Kau tidak akan bisa menolak pesonaku. Bukankah karena ini kau selalu datang padaku? Lupakan istrimu yang tidak pernah menyenangkanmu. Hidup harus dinikmati, Sayang.” Milea membisikkan kata-kata ajaibnya dari belekang lewat telinga Galih. Sambil tidak berhenti memegang dan memanjakan singa kecil milik Galih. Hilang, sudah. Hancur pertahanan Galih. Dia tergoda lagi dan lagi. Dia sudah tidak ingat lagi Tias. Dia menerima kenikmatan yang diberikan oleh Milea.
“Ahhh, kau selalu menyenangkanku, Milea. Jangan berhenti, Sayang. Aku mulai ....” Galih sudah sangat menikmatinya dengan mata yang merem-melek.
Hot Chapters