Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Me

Me

Tak berselang setelah Lea ikut rebahan bersama teman-temannya, pintu kamar terketuk. Knock knock Suara itu terdengar tiga kali, lalu Lea berjalan kearah pintu dan membukanya. Mata gadis itu sedikit terbelalak melihat luasnya kamar milik Lea. Dia lupa dengan apa yang ingin dia sampaikan. “ Nana!” tegur Lea yang melamun.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as mumbled
Read
+Library
Mandul

Mandul

Berusaha untuk mencari ketenangan hatinya. Brak brak brak! Terdengar suara pintu kamar kos milik Ririn didobrak. Merasa terganggu, Ririn segera membuka kedua kelopak matanya. Dalam kondisi setengah sadar dan suara dobrakan dari seseorang yang berusaha untuk masuk ke kamarnya, seketika membuat Ririn segera bangkit meskipun nyawanya belum terkumpul.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as mumbled
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

rengek Deska pada wanita paruh baya tersebut. Bu Marni sendiri sudah sangat gelabakan. Bagaimana tidak. Semenjak Guntur meninggalkan rumah mereka. Anak perempuan yang selalu didukungnya itu seolah lepas tangan. Satu Minggu semenjak kejadian tersebut, bahkan Mila sendiri sudah jarang terlihat di rumah. Bukan itu saja. Mengeluarkan uang sekedar untuk makan Ibu dan anaknya saja dia sangat sayang dan bisa di bilang pelit. "Sabar, ya. Nunggu mama kalian pulang dulu," ucap perempuan yang rambutnya sudah hampir berubah menjadi putih tersebut.
9.4124.2K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as mumbled
Read
+Library
Memories

Memories

Tapi kenapa mereka melakukannya sembunyi sembunyi, dengan suara berbisik seperti itu. Beberapa saat kemudian, Derald yang sebelumnya begitu dekat tiba-tiba mengangkat tubuhnya dan mundur beberapa langkah. “Ah, maaf.” Katanya. Dia memberiku ruang untuk berdiri seperti biasa lagi. Benar juga, aku baru ingat kembali betapa memalukannya posisi bersembunyi itu tadi. Tapi sepertinya Derald juga baru menyadari apa yang dia perbuat padaku, mengingat dia mengatakan maaf itu. Kau tau, posisi itu seperti… suatu posisi yang disebut “Kabedon” dalam bahasa Jepang. Aku hanya pernah melihatnya di komik-komik aliran shoujo. Ya… sejujurnya aku tidak membenci apa yang baru saja terjadi.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as mumbled
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Ya, udah, iya. Gue mandi dulu. Baru bangun gue, nih!” “Oke. Gue tungguin.” Setelah mematikan telepon, aku beranjak menuju kamar mandi untuk segera membasuh tubuh. Ketika hampir masuk ke kamar mandi, Tio menghentikanku dengan mengacungkan kedua tangan di depan dada. “Ada apa, Yo?”
103.2K viewsOn holdAdded to Library 92 Times as mumbled
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status