Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Itulah mengapa yang terbaik bagi Harvey adalah menurunkan kesombongannya dan mundur selangkah. Di satu sisi, semua orang telah menikmati pertunjukan yang bagus. Di sisi lain, semua orang tidak akan berada dalam bahaya lagi. Melihat Harvey mundur, Antonio dan yang lainnya dari Negara J tersenyum dingin dan mencemooh. “Mereka yang tahu kapan harus mundur adalah pahlawan sejati.” “Setidaknya kau tahu kapan waktu terbaik bagimu untuk berlari di antara kedua kakimu.”
9.139.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3M kali sebagai aku mundur
Tampilkan Ulasan (17437)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Baca Semua Ulasan
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Kawanan Serigala Angin di sekitarnya semuanya mundur tiga puluh meter, membuka ruang kosong. "Huh, aku tidak ingin berduel denganmu! Mundur!" Setelah melirik situasi di sekitarnya, mata Jayden menunjukkan sedikit kelicikan, kakinya mendorong, dan dia dengan cepat mundur. Tindakan ini tidak hanya mengejutkan orang-orang yang menonton video, tetapi bahkan kawanan monster dan pemimpin Serigala Angin Kelas-C tertegun sejenak. Tapi, Serigala Angin sangat pendendam, bagaimana mereka bisa membiarkan Jayden melarikan diri dengan mudah? Dengan raungan, mereka mengejar.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Budak Kesayangan Pangeran Buta

Budak Kesayangan Pangeran Buta

Ia tidak menoleh. “Kau masih punya waktu untuk mundur,” suara Liang Wei terdengar rendah. Ming Zhu tersenyum tipis. “Kalau aku mau mundur aku tidak akan sampai sejauh ini,” ucapnya Liang Wei berhenti di sampingnya. Hening sejenak. Namun kali ini— ia tidak langsung bicara soal rencana. “Ada satu hal yang belum kau jelaskan,” ucap Liang Wei.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Maaf, Aku Memilih Mundur

Maaf, Aku Memilih Mundur

Membuat beberapa orang yang masih menjadi penonton kembali terfokus. “Ponselmu tertinggal di mobil. Maaf aku baru menyadarinya,” ucapnya menyesal, padahal sudah jelas itu semua adalah kesalahanku. “Aku ….” “Arrghhh!”
1028.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Di sebelahku, tergeletak kotak abu dan foto pemakamanku sendiri. 5, 4, 3, 2, 1 ... Hitungan mundur berakhir, aku pun merasakan sekelilingku tiba-tiba menjadi begitu hening. Tidak ada suara apa pun di ruangan ini, bahkan suara napasku sendiri terasa menghilang. Pada saat yang bersamaan, terdengar suara dari arah pintu. Ada yang kembali!
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Pov Adam Kuhentikan langkah kakiku tepat di dekat pintu. Melihat keluar, sebuah mobil yang sangat kukenal berhenti di halaman rumah. Tak lama seorang lelaki dan perempuan keluar dari mobil itu lalu berjalan mendekati tempatku berdiri.
10130.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Ayo, kejar orang itu!” Shaw mundur beberapa langkah, berbalik, dan keluar. Mival mengikuti, tetapi berhenti di pintu gua, menengok ke belakang, melihat Bold bergeming. “Bold,” panggil Mival pelan. Bold mengedarkan pandang sekali lagi sebelum mundur dan menjauh.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Pulang

Pulang

Yotta menyudahi aktivitas makannya. Si gadis muda berlalu, menghalau butiran bening yang siap lolos dari sudut matanya. Dia sendiri juga merasa sangat kebingungan saat ini, tapi menjatuhkan air mata di depan si kembar itu tidaklah baik. Waktu berlalu, sudah saatnya untuk mereka berangkat, dengan sepeda tua yang kembali mengantar ketiganya. ** Selamat Membaca **
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

“Alasan. Kau kan melihat ramalan hujan kemarin. Jadi kenapa tidak membawa payung?” Ingin rasanya saat itu aku membekap mulutnya. Memberitahu dirinya, seberapa kesalnya diriku. Padahal sudah jelas-jelas, payungnya ia bawa dan tidak ada lagi payung cadangan. Aku bahkan sudah memberitahunya, tapi ia bilang akan segera membelinya. Apakah ia memang pelupa? “Mom, bukankah payungnya – “ “Masuk ke kamarmu sekarang! Dan bersiap-siap ke tempat les!”
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
PASANGANKU MANDUL

PASANGANKU MANDUL

Entah mengapa debaran dada kembali bergejolak oleh kedua insan manusia tersebut. Secepat kilat Yudi melepaskan genggamannya dan tersipu malu. Mirna pun menunduk dengan muka merah merona. Bersambung..
408 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai aku mundur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status