Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Dia menekannya ke bawah sambil memutar. "Puf!" Tubuh Ganendra tiba-tiba melengkung ke atas dengan dahsyat, seperti ikan yang terlempar ke daratan. Dia kembali memuntahkan darah hitam yang lebih banyak dan kental dari sebelumnya dengan ganas. Gumpalan darah hitam pekat yang bercampur dengan cairan berbau amis tersembur ke lantai batu emas dan ujung gaun hijau muda miliknya, menimbulkan pemandangan yang mengerikan.
9.7623.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai muntah darah di lantai
Tampilkan Ulasan (110)
Baca
+Pustaka
Yani Arwana
Cinta andini hanya untuk yg benar2 tulus dan berbakat. aq mlah brharap andini dptin hati putra mahkota dan jdi ratu. atau paling tidak jadi ahli akupuntur nmr 1 di negara itu rangga sangat licik. kecurigaanku tetap rangga yg meracuni kaki kalingga demi merebut posisi jenderal
Elxr
pliss thor...... andin harus sama kalingga ...... si rangga bikin kesel aja ... kalo emang cinta, knp ngak pernah ngertiin n percaya sama andin sejak dulu ... giliran ada cowok yg beneran sayang sama andin, ketar-ketir lu 🫵🏻 jgn bikin kalingga knp" ya thor ...... sudah cukup patah hati krn byakta...
Baca Semua Ulasan
Aku Menghamili Istri Sahabatku

Aku Menghamili Istri Sahabatku

Bau amis darah yang teramat pekat menguar memenuhi seluruh ruangan, bercampur dengan aroma alkohol yang tumpah membasahi lantai semen. Tubuh para pemburu kelas S yang tadinya merasa sangat hebat kini tampak berserakan di atas lantai dengan kondisi yang sangat hancur berantakan. Darah segar berwarna merah kental memenuhi seluruh permukaan lantai bar, mengalir menggenangi sela-sela pecahan gelas kaca yang hancur.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai muntah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Kael terlempar lagi, tubuhnya melayang beberapa meter sebelum jatuh ke lantai dengan keras. THUD. SPURT!!! Ia memuntahkan darah lagi—lebih banyak dari sebelumnya, mengalir deras ke lantai, menciptakan genangan darah di sekitarnya. Jubah putihnya yang tadinya bersih sekarang robek-robek, penuh dengan darah. Ia terbatuk, napasnya tersengal, tubuhnya gemetar. Rasa sakit yang luar biasa.
1081.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai muntah darah di lantai
Baca
+Pustaka
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

Apa yang baru saja dia muntahkan? "Mas, aku muntah darah," ucapnya. Darah segar berwarna merah tua pekat itu langsung mengundang indera penciuman kumbang. Suara serangga langsung terdengar bising. "Intan, siram sekarang, banyak kumbang!" Dalam sekejap darah itu mencair dan terbuang ke saluran pembuangan air. Anehnya, ratusan kumbang masih bergumul di langit-langit dapur.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai muntah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Kembali dia batuk darah. “K-kau… Panglima akan menghabisimu… uhuk… uhuk…” Miku kali ini bukan hanya batuk darah, tapi juga muntah darah. Darah segar berwarna merah gelap itu menggenang di lantai balkon, persis di hadapannya. Morgan berjongkok di samping kiri Miku, menaruh telapak tangannya yang besar di bagian atas kepala wanita itu, memaksanya menengok ke arahnya.
8.9142.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai muntah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

teriaknya dengan suara yang bergetar. Tubuhnya terhuyung ke depan. Lalu muntah keras di atas lantai. Cairan merah keluar dari mulut. Darah bercampur dengan sisa bubur membentuk genangan di lantai batu. Pelayan-pelayan berteriak. Liani berlari mendekat, Suri dan Tana ikut panik. "Panggil tabib! Cepat!" teriak Liani sambil menopang tubuh Anita yang limbung.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 612 kali sebagai muntah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Mawar Hitam Berdarah

Mawar Hitam Berdarah

Alhasil, Maria mengeluarkan cairan berwarna kuning di lantai. Maria menatap sedih muntahannya di lantai, tanpa dapat dicegah air matanya mengalir dengan deras. Maria menatap Gudy dengan luapan rasa bersalah yang teramat dalam. "Mas Gudy, maaf. Aku muntah di lantai, tapi aku langsung bersihkan kok."
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai muntah darah di lantai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status