Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Seni Racun

Penguasa Seni Racun

Undead Cultivator menyadari perubahan lawannya dan berniat menarik kembali ketiga mayat hidup dari dekat Long Tian, tetapi sudah terlambat karena bersamaan dengan itu, dia telah kehilangan kendali atas ketiga makhluk koleksinya. Undead Cultivator meningkatkan kewaspadaan karena dalam detik berikutnya, ketiga mayat hidup miliknya mengalihkan pandangan dan menatap tajam ke arahnya. Mata ketiga mayat hidup ini memancarkan cahaya berwarna kebiruan selama satu detik sebelum kembali seperti semula. Dan pada kesempatan lain, ketiga makhluk ini memberikan serangan balik kepadanya. Meskipun tidak begitu yakin, tetapi Undead Cultivator menduga itu disebabkan oleh mata Long Tian. Mata biru ini nyatanya
9.3144.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.0K Beses bilang mystic eyes of death perception
Ipakita ang mga Review (65)
Read
+Library
CIncin MErah
maaf sebelumnya bosss kuuuu,, ini sudah lewat awal bulan tapi juga belum update. kalau penulis cerita ini tidak bertanggung jawab,,, di blackis aja min. enak uang nya di sumbangin kepanti atau panti jompo,jadi berkah dapat pahala. dari pada gaji orang yang gak bertanggung jawab sama pekerjaan nya.?!
SWEET_OWL
Halo, bagaimana kabarnya semua. Terima kasih sudah bersedia membaca karya kami. Maaf karena beberapa hari belakangan ini tidak ada kabar. Sebagai informasi, kami akan mulai melanjutkan buku ini dalam beberapa hari ke depan. So, ditunggu ya. Terima kasih juga karena sudah setia dengan karya kami.
Basahin ang Lahat ng Review
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

Diara sudah pening melihatnya. ꦪꦺꦤ꧀ꦩꦼꦁꦏꦺꦴꦠꦶꦧꦥꦠꦶꦏꦸ꧈ꦗꦤ꧀ꦗꦶꦱꦶꦁꦠꦏ꧀ꦲꦸꦒꦼꦩ꧀ꦩꦶꦥꦤ꧀ꦕꦼꦠ꧀ꦩ꧀ꦧꦏ꧀ꦧ꧀ꦭꦼꦤ꧀ꦗꦤꦶ꧈ꦠꦏ꧀ꦥꦼꦱ꧀ꦛꦼꦤꦶꦒꦼꦠꦶꦲ꧀ꦱꦶꦁ� ��ꦏꦭ꧀ꦤꦸꦤ꧀ꦠꦸꦠ꧀ꦧꦭꦼꦱ꧀¹
1011.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 378 Beses bilang mystic eyes of death perception
Read
+Library
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

Feli segera melangkah meninggalkan gadis itu yang berdiri mematung menatap punggungnya. "Lupakan! Lupakan Feli! Lupakan!" gumam Feli seorang diri. Saat ini ia melangkahkan kakinya menuju kelas pertamanya di sekolah menengah atas. Bukan kali pertama Feli melihat hal seperti itu, gadis bermanik biru laut ini memiliki keistimewaan yaitu bisa melihat moment kematian seseorang hanya dengan menatap matanya.
697 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang mystic eyes of death perception
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Sinar lampu yang menembus lubang angin di bagian atas jendela membuat suasana kamar tidak terlalu gelap. Aku memiringkan badan ke kiri dan memegangi tangan Risty. Sesaat kami saling menatap, sebelum aku memajukan tubuh dan mengecup dahinya. "Perasaanku nggak enak," lirihku sembari menarik diri. "Sama. Kayak ada yang ngawasin kita dari baru nyampe sini," jawab Risty. "Iya. Entahlah ini cuma halusinasi atau bukan, tapi di pohon-pohon kayak ada sosok yang kelebatan."
95.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 122 Beses bilang mystic eyes of death perception
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status