Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Istighfar! “K-kondom itu … titipan Asih.” Nadia menyebut salah satu rekannya sesama beauty advisor di supermarket tempat mereka berkarier. “Dia nitip.” Aku tak lantas menelan mentah-mentah ucapan bodoh Nadia. Tidak masuk akal. Ngapain si Asih nitip Nadia segala? Asih itu punya suami. Baru menikah dan belum punya anak. Satu, ngapain juga dia pakai kondom, orang baru juga nikah? Dua, ngapain harus nitip ke Nadia, kan, si Nadia janda. Masa orang yang sudah menikah malah menitip minta dibelikan kondom ke seorang janda yang pastinya bakal sensitif jika disuruh beli barang tersebut. Gila! Jangan halu, Nad! Otakmu sudah geser sepertinya.
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Amanda mengangkat alis, menantang. “Aku nggak takut, nggak cemburu, dan apalagi minder,” lanjut Nadine tegas. “Aku cuma nggak tertarik datang ke acara yang isinya orang-orang munafik dan yang penuh drama nggak penting.” Amanda mendengus. “Bohong! Bilang aja kamu takut kalah saing.” “Terserah kamu mau percaya atau tidak,” Nadine menyahut cepat. “Aku nggak peduli.”
10308.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai nadin amizah taruh
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
PERTAMA UNTUK NAIMA

PERTAMA UNTUK NAIMA

Sekarang pemuda itu berhasil dan sukses, ia tentu ikut senang. “Sukses ya, Kar. Kok merendah sih, harusnya 'kan bangga. Teman kita yang suka mencelamu pasti akan menyesal sekarang. Ya udah, masuk Pak, Kar. Barangnya sudah siap tinggal di angkut.” Ucap Naima menyemangati, sambil membuka lebar pintu ruang tamu. Tiara sudah melipat selimut juga kasur lipatnya. Sahabatnya terlihat lemah dan lesu, mungkin belum terbiasa dengan udara Semarang.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai nadin amizah taruh
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
athena_vivian
asekkkkkk, gue suka gaya Naima!! Jadi cewek emang harus tahan banting selain tahan yang lain. Bab-nya udh banyak, y, Kak...gratis satu bab, donkkkk................., tapi, Naima kaya Alice in Wonderland, ya...having great experiences in another places....
Rezquila
Hai saya Rezquila penulis novel ini. Terima kasih yang sudah setia membaca karya perdanaku... Silahkan tinggalkan komen, kritik atau saran. kesan dan pesan untuk cerita saya krisan kalian sangat berharga untuk saya...️ cinta kalian semua
Baca Semua Ulasan
Gadis Tomboy Milik Ustaz Tampan

Gadis Tomboy Milik Ustaz Tampan

Nadia Waalaikumsalam. Di dalam kamar super megah bak istana. Gadis berambut panjang tengah terduduk diam di atas ranjang king size miliknya. Wajah yang biasa tertutup cadar kini tampak jelas pada bayangan cermin di depannya. Mata hitam, alis tebal, pipi tirus, bibir kemerahan, dan muka putih bersih tanpa jerawat khas wanita Arab menghiasi wajah cantiknya. Dialah Fatimah Az-Zahra. Gadis berusia 23 Tahun yang tidak lain adalah saingannya Farzana Nazia dalam persaingan merebut hatinya Boim.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

Datar dan dingin Abimana tanpa melirik lawan bicaranya. "Ih, amit-amit. Andai saya jatuh cinta sekalipun tidak akan sama kamu!" rutuk Nadia. Abimana menepikan mobilnya di sembarang tempat karena jarak rumah Nadia masih jauh di depan sana. "Hari ini saya kembali berbaik hati sama kamu. Jadi tolong jangan katakan amit-amit, saya tidak suka," tegurannya tanpa membentak.
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

Hanif dengan tenang dan mantap memegang tangan Pakde Agus dan melihat ke arah beliau. “Saudara Muhammad Hanif Kurniawan bin Muhammad Sabar saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan keponakan saya Nadhira Putri Jelita Binti Muhammad Hamzah (alm) dengan mas kawin uang sejumlah dua juta rupiah dibayar, Tunai,” tangan Pakde Agus menyentak pelan tangan Hanif. “Saya terima nikah dan kawinnya Nadhira Putri Jelita binti Muhammad Hamzah (alm) dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Radit dan Azizah

Radit dan Azizah

goda Azizah pada Radit. Radit pun pergi memarkirkan sepeda motornya, setelah selesai memarkirkan motornya Radit pun segera berlari menuju Azizah. Terlihatlah Azizah berdiri sendirian dengan bersedekap tangan didepan dada, senyum Radit pun terlihat. "Uuuhhh manis banget sih kalo lagi gini.." goda Radit. Dan ya godaan itu mampu membuat pipi Azizah memerah bak kepiting rebus karna menahan malu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

Ia menatap Amara yang terlihat menunduk penuh rasa bersalah. “Berapa hutangnya?” tanya Wira akhirnya. “Lima belas juta, Mas,” jawab Andri lirih. “Tapi nggak apa-apa. Sekarang aku udah kerja kok, walau baru freelance. Aku belum berani pinjam dari kantor karena masih probation. Tapi Kak Amara udah janji bantu.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

“Ya sudah, Umi putus dulu ya, Nduk. Umi belum ngasih tahu Mas Adhimmu kabar bahagia ini. Habis ini Umi sama Ratna juga mau pergi sebentar ke pasar, mumpung masih siang, nanti sore mau ada acara di pondok.” “Nggeh, Mi.” Zulfa mengangguk. “Yo wes.” Sekali lagi Nyai Azizah mengulas senyum. “Nak Fatih ...,” katanya kemudian dengan arah pandang yang bergeser dari wajah cantik putrinya kepada seseorang yang kepalanya berada di samping Zulfa, terlihat jelas dari tampilan layar plasma yang ada di genggaman tangannya.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Bekas Bini

Bekas Bini

jawab Ayah Damar, sambil meremas rambut di kepala belakangnya. "Kamu keliru, Dam. Anak kita bukan perempuan biasa, mereka adalah pemegang sabuk coklat karate. Ya! Ivana dan Naya merupakan pendekar terbaik di keluarga kita, di tambah insting mereka berdua kuat antara satu dengan yang lainnya. Aku yakin, selain karena Allah, tapi ini juga yang menunjukkan ada perasaan keduanya yang mengatakan si kembar ada masalah, hingga Naya ke panti malam malam."
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status