Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Taruhan Tuan Angkuh

Istri Taruhan Tuan Angkuh

"Saya bilang jangan macam-macam sama adik saya!" "Ayo, Ya. Kita pulang." "Saya terima tantangan dari kamu!" seru Arthur, membuat pergerakan Juan terhenti. "Kita tanding ulang. Tapi kali ini bertaruh." Juan diam menatap Arthur dengan tajam. "Kalau kamu menang, saya akan memberi kamu tiga ratus juta." Penonton langsung bersorak begitu mendengar nominasi uang yang fantastis. "Tapi kalo saya yang menang," ucap Arthur sengaja menggantungkannya lebih dulu dan menatap Katya penuh nafsu. "Adik kamu menjadi milik saya."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

Dia lalu duduk di kursi bambu yang terpasang di teras depan rumah. "Bagaimana? Sudah kamu bereskan belum si Ratna, Nduk?" tanya Tina sambil duduk di sebelah anaknya. Agustina mengangguk dan mengacungkan dua jempolnya. "Sip, Bu! Aku sengaja memilih kafe kecil yang tidak banyak pengunjung agar tidak banyak saksi mata. Plat nomor juga sudah kututup lakban. Lalu kafe itu tergolong baru, masih sebulan beroperasi, kulihat tidak ada cctvnya. Jadi kemungkinan aman," ujar Agustina percaya diri.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

"Aku punya harapan untuk kita, yang masih kecil di mata semua, walau takut kadang menyebalkan, tapi sepanjang hidupkan ku habiskan. Walau tak terdengar masuk akal, bagi mereka yang tak percaya, tapi kita punya kita, yang akan melawan dunia" Taruh - Nadin Amizah __________
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti: Menikahi Om Tampan

Pengantin Pengganti: Menikahi Om Tampan

ucap Nadin menanggapi pengunduran diri Amanda. "Jadi benar dia Diana? Adik Brian?" tanya Rama memastikan. "Sejauh yang aku tahu ya, dia Diana. Kami juga sempat dekat sebelum aku bekerja dari rumah," jelas Nadin. Seorang pelayan menghampiri dan memberikan pesanan Mama Dewi yang sudah siap. Rama mengucapkan terima kasih dan beranjak bangun dari kursinya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Istighfar! “K-kondom itu … titipan Asih.” Nadia menyebut salah satu rekannya sesama beauty advisor di supermarket tempat mereka berkarier. “Dia nitip.” Aku tak lantas menelan mentah-mentah ucapan bodoh Nadia. Tidak masuk akal. Ngapain si Asih nitip Nadia segala? Asih itu punya suami. Baru menikah dan belum punya anak. Satu, ngapain juga dia pakai kondom, orang baru juga nikah? Dua, ngapain harus nitip ke Nadia, kan, si Nadia janda. Masa orang yang sudah menikah malah menitip minta dibelikan kondom ke seorang janda yang pastinya bakal sensitif jika disuruh beli barang tersebut. Gila! Jangan halu, Nad! Otakmu sudah geser sepertinya.
10119.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
PERTAMA UNTUK NAIMA

PERTAMA UNTUK NAIMA

Sekarang pemuda itu berhasil dan sukses, ia tentu ikut senang. “Sukses ya, Kar. Kok merendah sih, harusnya 'kan bangga. Teman kita yang suka mencelamu pasti akan menyesal sekarang. Ya udah, masuk Pak, Kar. Barangnya sudah siap tinggal di angkut.” Ucap Naima menyemangati, sambil membuka lebar pintu ruang tamu. Tiara sudah melipat selimut juga kasur lipatnya. Sahabatnya terlihat lemah dan lesu, mungkin belum terbiasa dengan udara Semarang.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai nadin amizah taruh
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
athena_vivian
asekkkkkk, gue suka gaya Naima!! Jadi cewek emang harus tahan banting selain tahan yang lain. Bab-nya udh banyak, y, Kak...gratis satu bab, donkkkk................., tapi, Naima kaya Alice in Wonderland, ya...having great experiences in another places....
Kiki Sulandari
Naima speechless,ketika tahu hadiah kalung emas putih dengan bentuk infinity bukan berasal dari Jaka melainksn dari Albe Apakah Naima akan memakai kalung itu? atau mengembalikan kalung itu pada Albe?
Baca Semua Ulasan
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

Datar dan dingin Abimana tanpa melirik lawan bicaranya. "Ih, amit-amit. Andai saya jatuh cinta sekalipun tidak akan sama kamu!" rutuk Nadia. Abimana menepikan mobilnya di sembarang tempat karena jarak rumah Nadia masih jauh di depan sana. "Hari ini saya kembali berbaik hati sama kamu. Jadi tolong jangan katakan amit-amit, saya tidak suka," tegurannya tanpa membentak.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

Hanif dengan tenang dan mantap memegang tangan Pakde Agus dan melihat ke arah beliau. “Saudara Muhammad Hanif Kurniawan bin Muhammad Sabar saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan keponakan saya Nadhira Putri Jelita Binti Muhammad Hamzah (alm) dengan mas kawin uang sejumlah dua juta rupiah dibayar, Tunai,” tangan Pakde Agus menyentak pelan tangan Hanif. “Saya terima nikah dan kawinnya Nadhira Putri Jelita binti Muhammad Hamzah (alm) dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Radit dan Azizah

Radit dan Azizah

goda Azizah pada Radit. Radit pun pergi memarkirkan sepeda motornya, setelah selesai memarkirkan motornya Radit pun segera berlari menuju Azizah. Terlihatlah Azizah berdiri sendirian dengan bersedekap tangan didepan dada, senyum Radit pun terlihat. "Uuuhhh manis banget sih kalo lagi gini.." goda Radit. Dan ya godaan itu mampu membuat pipi Azizah memerah bak kepiting rebus karna menahan malu.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

Ia menatap Amara yang terlihat menunduk penuh rasa bersalah. “Berapa hutangnya?” tanya Wira akhirnya. “Lima belas juta, Mas,” jawab Andri lirih. “Tapi nggak apa-apa. Sekarang aku udah kerja kok, walau baru freelance. Aku belum berani pinjam dari kantor karena masih probation. Tapi Kak Amara udah janji bantu.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status