Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Broken

Broken

Emosi Yandi tak tertahankan lagi saat melihat keadaan Reina. “Ya ampun, Yandi. Pacar lo itu ada di sebelah gue. Kok, bisa-bisanya lo belain si cewek tukang tikung?” Siswi yang sedari tadi terus menanggapi perkataan Yandi bernama Nadin. Ia adalah ketua cheerleaders SMA Citra.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

Abi Firdaus tetap berbicara sopan meskipun dia tak tahu apa yang akan Narendra lakukan untuk melunakkan hati putrinya. Narendra beringsut meninggalkan meja bundar di mana calon mertuanya berada, lalu menghampiri MC dan meminta waktu sejenak. Dia mengambil alih acara dengan dalih ada hal tambahan yang ingin disampaikan. “Mohon maaf semua hadirin yang ada, saya mengganggu sedikit acaranya. Dikarenakan berkhalwat itu biasanya akan jadi fitnah, maka saya memilih tempat keramaian ini untuk memberikan sebuah hadiah untuk seseorang yang istimewa. Saya sadar, kadar keimanan dan ilmu agama saya masih jauh di bawahnya … tetapi saya begitu tulus ingin menyampaikan pemberian ini padanya. Untuk seseorang
1071.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Cinta untuk Istriku

Cinta untuk Istriku

"Abim. Kamu adalah harapan kami satu-satunya saat ini. Cuman kamu yang bisa ngasih semangat ke Zahra. Ana khawatir, penyakitnya kambuh lagi." "Kiayi minta ana buat menikahi Ning Zahra, Gus." "Terus, antum bersedia atau tidak?" tanya Gus pelan. "Apapun itu, untuk kebahagiaan Kiayi, ana bersedia, Gus." "Alhamdulillah. Terima kasih, Abim. Antum memang teman terbaik!" Gus Adnan memelukku erat. Aku berusaha tersenyum bahagia pula meski hati ini tetap saja berkata tidak dan tidak.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Aminah menarik napas sedikit panjang lalu mengamati Nadhin yang tampak semakin asik dengan permainannya itu. “Nikmati saja apa yang ada sekarang Nadina. Jangan menakuti diri dengan apa yang Allah belum tunjukkan sekarang. Pun jika masa itu datang, Umi yakin kamu tidak akan melupakan surat Nadhif bukan? Umi yakin, Nadhif akan menerima semua keputusanmu,” ujar Aminah.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

ucap Lingga pada cowok di sampingya yang juga memperhatikan potongan serial ection di depannya. Namanya Reyhan Wijaya, si kapten basket SMA Bina Bakti. Cowok yang dua tahun terakhir tertarik akan aksi-aksi yang menurutnya keren untuk dilakukan cewek seumuran Nadira. Kembali ke tempat kejadian. "Wah liat siapa yang datang," Amira mengejek. Di balas Nadira dengan wajah polos yang tentu saja terlihat ingin di ulek.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
PRIAKU IDAMAN WANITA

PRIAKU IDAMAN WANITA

seru papa Rindy. "Astagfirullah."gumam bu Rina. "Rindy berhak mendapat pria yang jujur bukan penipu seperti Zydan.!"
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Terjebak Ambisi Sang Pewaris

Terjebak Ambisi Sang Pewaris

tanya Naomi dengan suara manja. Sebastian mengancingkan kemeja terakhir dan menoleh sekilas ke arah Naomi. Wanita itu sengaja telanjang, menggoda Sebastian untuk kembali ke atas ranjang, tapi Sebastian tampaknya tidak tertarik. Naomi memaki dalam hati. “Aku harus pulang. Kamu menginap di sini saja.” Sebastian meletakkan kartu akses apartemennya ke atas meja nakas di samping ranjang.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Asih mengangguk, mengamati sepasang suami istri yang kini masih berdiri di dekat motornya. "As, kau harus hati-hati sama Eko, dia juga tukang judi. Itu lho yang lewat hape, apa namanya ya?" Bude Tarti berbisik dan menoleh ke teman di sampingnya. "Anu, apa ya ... selot ... selot apa sih?" "Itu lho, As. Ngeslot. Judi slot. Menang sekali, kalahnya ribuan kali. Tapi herannya banyak yang nggak sadar juga."
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
DULU DI INJAK-INJAK SEKARANG MANTANKU MENGEMIS CINTA

DULU DI INJAK-INJAK SEKARANG MANTANKU MENGEMIS CINTA

"Mbak Ambar sama Jeng Tiara nya ke mana?" "Mbak Tiara sama Mbak Ambar lagi belanja buat salon, Kak. Ada yang bisa saya bantu?" Nadin berbicara hati-hati, tidak ingin membuat ibu itu marah Ibu itu mendengus. "Kamu? Bisa? Kayaknya kamu OB deh di sini." Pipi Nadin panas. Tapi dia tetap senyum. "Saya karyawan magang, Kak. Saya sedang belajar. Tapi saya bisa facial dasar. Udah diajarin Mbak Ambar."
10263 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
DONATUR ASI JADI CINTA CEO

DONATUR ASI JADI CINTA CEO

** PAGI HARI – BANDARA MILITER JAKARTA (RAHASIA) Rayhan berdiri di samping jet pribadi yang sudah disiapkan secara diam-diam. Ia mengenakan setelan tempur hitam, dengan rompi pelindung dan tim kecil bersenjata lengkap di belakangnya—anggota divisi keamanan pribadi Prima Medical Company yang telah disumpah setia padanya. Vincent, tangan kanannya, menyodorkan tablet. “Ini data final. Lokasi tempat Nadine diturunkan di Bangkok adalah wilayah zona merah—bekas hotel elit yang kini jadi tempat simpanan perempuan asing. Tempat itu disamarkan sebagai club privat.”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai nadin amizah taruh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status