Cinta Yang Tak Pernah Dipilih
Salah Adeganbagaimana cara ayah memenuhi permintaan ranilirik air bungacerita dewasa ayahair tenang jangan disangka tiada buayanya
Bukan hujan yang deras, tapi seperti sentuhan lembut dari langit yang tersenyum.
“Airin tersenyum,” bisik salah satu anak kecil.
“Iya,” sahut Naya. “Dia menulis langit juga, dari tempatnya di sana.”
Pulangnya Cahaya
Malam itu, sebelum tidur, Naya membuka jendela kamarnya.
Di luar, bintang-bintang bersinar terang di atas danau.
Ia menulis satu kalimat terakhir sebelum memejamkan mata:
人気のチャプター