KEMBALINYA SANG RATU
Cahaya itu menari di udara, lalu membentuk sosok wanita dewasa dengan rambut plasma—Sinta asli, atau mungkin versi evolusinya.
"Kalian salah paham tentang segalanya," suaranya menggema di setiap frekuensi. Tangannya yang bercahaya menyentuh menara, dan seluruh struktur mulai berdetak seperti jantung hidup. "Berikan aku kekuatan dari inti cinta, agar aku akan menjadi penjaga," ucap suara itu menggetarkan. Sinta yang baru muncul menatap dengan penuh kelembutan pada klonnya yang terkejut. Dia merentangkan tangannya dan menyelimuti seluruh kapal dengan energi cinta yang hangat. Dalam sekejap, atmosfer di sekeliling mereka berubah, penuh dengan kehangatan dan kedamaian. Sinta yang asli tersenyum