KUBELI KESOMBONGAN IPARKU
Aku terhenti sejenak lalu menoleh ke arahnya.
"Permisi, kakak ipar yang memiliki mobil Honda Jazz dan satu rumah ukuran 60 meter," jawabku agak nyeleneh. Ini sengaja aku lakukan, rasanya sangat dongkol melihat bibirnya yang tipis mengumpat segala apa yang kulakukan.
Mbak Dila berdiri, ia terpancing emosi, tapi tangan Mama Desti tiba-tiba menghadang tubuh Mbak Dila.
"Cukup Dila, dia itu iparmu, istri dari Arlan, anak kesayangan Mama, jangan macam-macam ya," ancam Mama Desti membuatku tertawa renyah.