Balas Dendam sang Kultivator
Ia, yang paling memahami fondasi kultivasi cucunya, juga yang paling tahu bagaimana cara menghancurkannya secara permanen tanpa membunuhnya.
"Jeritannya saat itu..." sang Tetua tidak sanggup melanjutkan, tubuhnya berguncang hebat. "Bukan jeritan kesakitan fisik. Itu adalah jeritan jiwa yang dikhianati."
Setelah melakukan tindakan mengerikan itu, ia merancang segalanya dengan sempurna. Ia keluar dari ruangan itu dan mengumumkan kepada seluruh keluarga bahwa Kara, karena terlalu gegabah dan ambisius, telah gagal dalam terobosannya. Sebuah kecelakaan kultivasi yang fatal, sebuah tragedi yang sering menimpa para jenius muda yang sombong. Tidak ada yang curiga.
Bab Populer