Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Detektif Naga

Detektif Naga

teriak Gwen seraya terus meronta. Tapi anehnya Edi malah terbahak kemudian berkata, “Apa bedanya kalian dan aku? kita sama-sama tidak waras bukan? Bedanya...kalian punya uang untuk membeli kewarasan dan aku tidak. Tapi tidak masalah bagiku, aku tidak butuh uang seperti kalian. Lagipula, aku bisa mendapatkan apapun yang kumau....” “Sudah kuduga kalau kau itu adalah predator yang sinting! Atau jangan-jangan kau adalah dalang dari hilangnya para wanita di London?!”
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as orang edan
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Lelaki yang lebih tinggi dari Rabu itu terdiam sebentar, lalu mengumpat, “Damn! Gue nggak pernah ngerasain ini sebelumnya, Tha.” Kali ini kernyitan muncul di dahi Katha. “Bukannya lo udah biasa berhubungan sama perempuan? Kabar terakhir yang gue dengar, lo bahkan mempermalukan salah satu teman gue di pesta ulang tahunnya.” Tanpa sadar dia malah mengucapkan segala rumor yang pernah didengarnya. Seringai muncul di wajah Rendra. “Semua berasumsi demikian. Dan, itu yang buat lo ngehindar dari pertemuan kita?”
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 678 Times as orang edan
Read
+Library
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Namun tak ada yang mendengarkan Emir dan keempat wanita penuh keriput namun masih menjajakan tubuhnya itu mulai mengelilingi Emir. "Edar, kau gila! Perintahkan mereka pergi!" pekik Emir. Namun Papa Edar justru menikmati pemandangan dan ketakutan Emir sambil menyulut rokoknya. "Justru aku mau mereka menularkan HIV nya padamu! Supaya mati pelan-pelan dan menjijikkan!" gumam Papa Edar santai. "Tidakkkkk!" teriak Emir saat merasakan tubuhnya sudah digerayangi.
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as orang edan
Read
+Library
Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Pria itu adalah Rendra, informan kepercayaan Edward yang telah bekerja selama sepuluh tahun untuk menggali rahasia-rahasia paling kelam di negeri ini. "Kau datang lebih cepat dari yang kukira," ucap Edward tanpa berbalik. "Situasinya mendesak, Tuan Mahesa. Setelah anda mengirimkan foto surat dan deskripsi paket semalam, saya langsung menggerakkan jaringan saya di dunia bawah," jawab Rendra dengan suara tenang. Edward memutar kursinya, menatap Rendra dengan mata yang tidak menunjukkan emosi sedikit pun. "Jadi? Siapa yang cukup berani mengirimkan potongan kepala manusia sebagai surat cinta ke rumahku?"
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as orang edan
Read
+Library
Salah Pilih Jodoh

Salah Pilih Jodoh

Itu membuatnya terlihat makin cantik. Sewaktu aku ngumpul bareng teman-teman sesama pria di markas GIL, salah satu pembicaraan favorit adalah gadis cantik yang tegas, cerdas, dan suka bicara pakai bahasa Inggris itu. "Ryana tuh jatah gue," ujar Edwin, cowok kurus yang hobi bermain musik dan belum berhasil berhenti merokok, padahal dia pengen banget segera bebas dari batang dan asap jahannam itu. Edwin juga agak urakan. Dia masih sering bicara kasar, berburuk sangka pada seseorang. Namun di sisi lain dia juga sangat semangat berjuang di jalan dakwah. Sebuah kontradiksi yang membuatku heran.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as orang edan
Read
+Library
Kakak Kelas Jahat Itu Suamiku

Kakak Kelas Jahat Itu Suamiku

kata salah satu wanita yang berjajar di pinggir karpet merah. "Aku harus dekati salah satunya, akan aku buat tahkluk denganku hari ini." kata seorang wanita yang sedang memegang segelas anggur. " Dan jika kamu adalah korban kebenciannya, korban tingkah lakunya yang tidak manusiawi kamu pasti akan ingat sosok pria yang satu ini. Walaupun terkenal begitu sadis tapi Dia masuk deretan Pria tampan di SMA siapakah dia ( musik berbunyi) EDWIN!"
1015.5K viewsOngoingAdded to Library 371 Times as orang edan
Read
+Library
Gadis Nakal Milik CEO

Gadis Nakal Milik CEO

Tanpa sadar kewanitaan Lolita berdenyut saat membayangkan senjata Edgar yang besar dan menantang itu menusuk lubangnya. Edgar memegang miliknya dan mengocoknya pelan. Dia tengah memutar video dewasa, dan mencoba memuaskan dirinya sendiri. Dia belum menemukan wanita yang tepat untuk menjadi pemuas nafsunya. Jadi, untuk sementara dia akan mencobanya sendiri. Dengan gerakan pelan Edgar mengurut kejantanannya, kemudian gerakan tangannya semakin cepat. Edgar tersentak ke belakang beberapa kali dengan memejamkan kedua matanya.
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 552 Times as orang edan
Read
+Library
BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

Terlebih, rasa nyeri dan sakit luar biasa di area kemaluannya, yang terus membengkak dan mengeluarkan darah serta nanah yang tak henti menambah penderitaan di setiap hembusan nafasnya. Merintih, mengerang, menjerit lalu meratapi buruk nasibnya hingga ia sangat berharap bahwa kematian segera menjemputnya, tapi sayangnya sang malaikat maut seolah enggan mendekatinya. Membiarkannya mengalami kepedihan sampai kata taubat itu keluar dari mulutnya. Dialah, Edo. Sang penjahat kelam*n, sang predator, germ* dan entah sebutan apalagi yang pantas tersemat untuknya.
1026.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as orang edan
Read
+Library
KEBANGKITAN SANG PEWARIS

KEBANGKITAN SANG PEWARIS

Eden berteriak melawan ketakutannya, “maju satu persatu, kita berkelahi sebagai lelaki!” Teriakan Eden tersebut berhasil memancing satu orang pria berotot serta berbadan besar melempar senjata apinya dan berjalan cepat mendekati Eden. Satu tinjunya diarahkan tepat ke wajah Eden yang kalau tidak cepat-cepat Eden menghindar, pasti sudah membuat wajahnya hancur. “Kurang ajar!” pria berotor itu berteriak kesal karena Eden bisa mengelak dengan mulus dari tinjunya.
9.937.7K viewsCompletedAdded to Library 828 Times as orang edan
Read
+Library
Cinta Tersembunyi Paman Jorge

Cinta Tersembunyi Paman Jorge

“Aku ngantuk banget ini! Besok aja ya bicaranya!” Wangi minuman keras santer tercium dari mulut pria itu, Eden merem melek tidak karuan lalu menarik tangan Calista hingga menindih tubuhnya, membuat wanita itu memekik. “Eden! Hati-hati dengan kandunganku!” seru Calista sambil berusaha menarik dirinya lepas dari pelukan Eden. Dia memukul-mukul bahu pria itu karena jengkel. “Lepaskan, Eden!”
9.97.2K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as orang edan
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status