TITISAN
Penduduk setempat menyebutnya langgar.
“Waalaikumussalam,” jawab seorang pria sepuh yang tengah duduk bersila di dalam langgar.
Faisal dan Asep gegas menghampiri sang guru mengaji, lalu mencium punggung tangannya dengan takzim. Kemudian mereka ikut duduk bersila di samping orang yang umurnya lebih dari setengah abad itu.
Meski tak lagi muda, guru mengaji yang bernama Abah Salim itu masih sangat bugar. Tubuh kekar khas petani desa, dengan wajah berahang tegas dan sorot mata tajam, membuat sesiapa merasa segan.
Bab Populer