Pagi itu aku bangun dan langsung merasa dunia berputar; pengalaman kayak gini bikin aku langsung waspada. Pertama yang selalu kubuat adalah tetap berbaring beberapa menit sampai rasa pusing agak reda, karena bangun terlalu cepat sering bikin tekanan darah turun mendadak. Setelah agak mendingan, aku duduk perlahan di tepi tempat tidur, tunggu lagi, lalu berdiri dengan gerakan lambat sambil napas dalam-dalam.
Untuk mual dan muntah aku biasanya minum sedikit air hangat atau teh jahe hangat satu sampai dua teguk setiap beberapa menit supaya tidak memuntahkan seluruh cairan. Jahe benar-benar penyelamat buatku — bisa dalam bentuk teh, permen jahe, atau jahe segar direbus. Aku juga suka kompres dingin di dahi dan leher untuk meredakan sensasi pusing, dan tidur lagi kalau memungkinkan. Jika setelah minum sedikit cairan masih mual, aku makan makanan hambar yang lembut seperti biskuit kering atau roti panggang sedikit demi sedikit agar perut tidak kosong.
Catatan penting: kalau pusing disertai penglihatan kabur, bicara pelo, kelemahan anggota tubuh, nyeri dada, atau muntah yang tidak berhenti, aku nggak ragu untuk cari pertolongan medis cepat. Kalau ini sering terjadi dalam beberapa hari, aku akan periksa tekanan darah dan gula darah, dan konsultasi ke dokter untuk cari penyebabnya. Semoga cepat membaik dan jangan paksakan diri bergerak kalau masih terasa berat.