Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Kamu baik-baik saja, kan, Ocha? [Iya, Rin. Aku baik-baik saja. Ini aku lagi rebahan. Aku nggak bisa tidur sama sekali, Rin.] Balasku. Aku sengaja membalas pesan Rini agar dia tidak khawatir padaku.
7.725.0K viewsCompletedAdded to Library 650 Times as obito sad rin
Read
+Library
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

Adik perempuanku, Rora Caliana mengenakan rok lipit super pendek, berjalan ke arahku dengan ekspresi malu-malu dan sambil sesekali batuk. Axel bergegas menghampirinya. “Kamu sedang sakit, untuk apa keluar?” Rora menundukkan kepalanya dan berkata dengan ekspresi sedih. “Kak Axel, ayah yang memintaku untuk menemani kakakku ke sini, ayahku takut kakak akan sendirian.” Axel memegang tangannya dengan erat dan menatapku dengan mata melotot. “Mengapa kamu begitu manja? Kamu bahkan butuh seseorang untuk menemanimu saat kamu keluar? Tidakkah kamu lihat Rora sedang tidak enak badan?”
6.3K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as obito sad rin
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

“Kita akan semakin terjebak dan terikat dengan tempat ini.” Saito mengencangkan todongan pedangnya pada Silver. “Kalian bisa saja membunuh kami sejak awal, tapi kalian tidak melakukannya. Kalian sadar bahwa kami akan berguna, bukan?” Shinsengumi kalah telak oleh ucapan Rion. Okita yang masih menjaga Shana berujar, “Jadi benar kalian tahu cara menyempurnakan obat ini agar yang mengkonsumsi tak berubah menjadi iblis?”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as obito sad rin
Read
+Library
Ketika Mantan Kekasih Suamiku Kembali

Ketika Mantan Kekasih Suamiku Kembali

"Rin, aku akan berjanji padamu. Sungguh aku menyesali semuanya. Yang terjadi malam itu sungguh diluar kendaliku. Aku tak tahu ada apa dengan badanku. Tiba-tiba badanku rasanya panas, dan ... Dan ... Rasa itu ... Rasa itu datang begitu saja. Aku tak dapat menahannya." Mendengar apa yang diucapkan oleh Abisatya itu, Nisrina makin tergugu. Bayang-bayang kelam kembali hadir di pelupuk matanya yang sudah basah. "Sungguh, Rin. Aku minta maaf. Tak ada sedikitpun niat dalam hatiku untuk menyakitimu," ujar Abi dengan pandangan tak lepas dari wajah yang sedang basah itu.
1035.1K viewsCompletedAdded to Library 877 Times as obito sad rin
Read
+Library
Bayi Bos

Bayi Bos

Tangisan Rin membuat Roan yakin bahwa istrinya masih punya rasa. Roan melepas pelukannya, memandang mata Rin yang memang tidak menunjukkan kesedihan. Ini buruk. Rin tidak punya empati yang dimiliki orang normal. Sekarang Roan yakin bahwa mental Rin tidak sehat. "Rin, kenapa kamu nggak sedih?" tanya Roan lembut.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as obito sad rin
Read
+Library
PENJARA HATI MAFIA

PENJARA HATI MAFIA

rengek Rin begitu kesal melihat wajah Ron yang terpampang jelas di hadapannya begitu dirinya membuka mata. "Syukurlah! Sepertinya otakmu juga tidak rusak," gumam Ron begitu lega melihat Rin sudah sadar sepenuhnya. "Kenapa kau tidak langsung menguburku saja?" gerutu Rin lirih. "Aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah!" cetus Ron dengan ketusnya. "Kau sudah benar-benar sadar, kan? Ini angka berapa?" tanya Ron sembari memperlihatkan jarinya pada Rin.
107.0K viewsOn holdAdded to Library 202 Times as obito sad rin
Read
+Library
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Reinart menjawab, dia sedang bekerja, mengawasi pekerjaannya dari laptop, membuat Rinai geleng-geleng kepala mendengar jawaban itu. Kadang bila dia merasa bosan, Rinai meminta Reinart melakukan panggilan video dengan Anindya. Senyum, tingkah, serta celoteh batita itu mampu mengusir kesepian batinnya. Rasa sakit dan kehilangan Kenshi belum jua pudar dari dadanya, tapi dia berusaha tetap tegar. Rinai tak akan membiarkan orang lain tahu bahwa dia telah hancur. Meski setiap malam dia meringkuk menahan kesedihan.
819.9K viewsCompletedAdded to Library 578 Times as obito sad rin
Read
+Library
Istri Simpanan Sang CEO

Istri Simpanan Sang CEO

Ishita dipeluknya dengan erat dan diciuminya. "Maafkan aku ya Kak, karena keadaan seperti ini kakak harus berkorban. Aku tidak bisa membantu apa-apa Kak!" Bisik Ririn sambil menangis. "Kamu jangan menyalahkan diri kamu sendiri, kakak baik-baik saja kok." Pelukannya makin erat dan tangisannya pun makin menjadi-jadi. Ishita menarik tubuhnya dan mengusap airmata Ririn.
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as obito sad rin
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

pinta Shirley. Kaizen melirik setengah kepala Alpha yang hancur dan menyarankan "Robek saja perutnya dan ikat dia menggunakan ususnya sendiri. Kita tidak tau prop mana di instansi ini yang merupakan item terkutuk. Kalau tidak sengaja menghidupkan kembali Alpha, tidakkah akan menjijikkan melihat cairan otaknya yang berceceran?" Shirley mengernyit tidak suka "Gunakan ususnya? Itu lebih menjijikkan lagi, bayangkan saja makanan yang sudah diproses menjadi kotoran disana. Aku tidak mau."
104.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as obito sad rin
Read
+Library
Ry & Ruu

Ry & Ruu

Rin menundukkan kepala lalu beringsut mendekati kakaknya. "Ry...." Ry mengangkat wajahnya. "... Sorry," ucap Rin menyesal. "Aku nggak serius ngomong kayak gitu. Ry, kan, tau kalo aku marah sama Sie." Ry tersenyum. " Aku tau, kok," ucapnya sambil menjitak kepala Rin. "Aww, sakit, Bego!" Rin mengusap kepalanya. Ry cengengesan. "Balasan karena Rin tadi udah bikin aku baper."
4.4K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as obito sad rin
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status