Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Kamu baik-baik saja, kan, Ocha? [Iya, Rin. Aku baik-baik saja. Ini aku lagi rebahan. Aku nggak bisa tidur sama sekali, Rin.] Balasku. Aku sengaja membalas pesan Rini agar dia tidak khawatir padaku.
7.724.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 644 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

Adik perempuanku, Rora Caliana mengenakan rok lipit super pendek, berjalan ke arahku dengan ekspresi malu-malu dan sambil sesekali batuk. Axel bergegas menghampirinya. “Kamu sedang sakit, untuk apa keluar?” Rora menundukkan kepalanya dan berkata dengan ekspresi sedih. “Kak Axel, ayah yang memintaku untuk menemani kakakku ke sini, ayahku takut kakak akan sendirian.” Axel memegang tangannya dengan erat dan menatapku dengan mata melotot. “Mengapa kamu begitu manja? Kamu bahkan butuh seseorang untuk menemanimu saat kamu keluar? Tidakkah kamu lihat Rora sedang tidak enak badan?”
6.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 166 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

“Kita akan semakin terjebak dan terikat dengan tempat ini.” Saito mengencangkan todongan pedangnya pada Silver. “Kalian bisa saja membunuh kami sejak awal, tapi kalian tidak melakukannya. Kalian sadar bahwa kami akan berguna, bukan?” Shinsengumi kalah telak oleh ucapan Rion. Okita yang masih menjaga Shana berujar, “Jadi benar kalian tahu cara menyempurnakan obat ini agar yang mengkonsumsi tak berubah menjadi iblis?”
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
PENJARA HATI MAFIA

PENJARA HATI MAFIA

rengek Rin begitu kesal melihat wajah Ron yang terpampang jelas di hadapannya begitu dirinya membuka mata. "Syukurlah! Sepertinya otakmu juga tidak rusak," gumam Ron begitu lega melihat Rin sudah sadar sepenuhnya. "Kenapa kau tidak langsung menguburku saja?" gerutu Rin lirih. "Aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah!" cetus Ron dengan ketusnya. "Kau sudah benar-benar sadar, kan? Ini angka berapa?" tanya Ron sembari memperlihatkan jarinya pada Rin.
106.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 196 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
Ketika Mantan Kekasih Suamiku Kembali

Ketika Mantan Kekasih Suamiku Kembali

"Rin, aku akan berjanji padamu. Sungguh aku menyesali semuanya. Yang terjadi malam itu sungguh diluar kendaliku. Aku tak tahu ada apa dengan badanku. Tiba-tiba badanku rasanya panas, dan ... Dan ... Rasa itu ... Rasa itu datang begitu saja. Aku tak dapat menahannya." Mendengar apa yang diucapkan oleh Abisatya itu, Nisrina makin tergugu. Bayang-bayang kelam kembali hadir di pelupuk matanya yang sudah basah. "Sungguh, Rin. Aku minta maaf. Tak ada sedikitpun niat dalam hatiku untuk menyakitimu," ujar Abi dengan pandangan tak lepas dari wajah yang sedang basah itu.
1034.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 870 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
Bayi Bos

Bayi Bos

Tangisan Rin membuat Roan yakin bahwa istrinya masih punya rasa. Roan melepas pelukannya, memandang mata Rin yang memang tidak menunjukkan kesedihan. Ini buruk. Rin tidak punya empati yang dimiliki orang normal. Sekarang Roan yakin bahwa mental Rin tidak sehat. "Rin, kenapa kamu nggak sedih?" tanya Roan lembut.
1017.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 484 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Reinart menjawab, dia sedang bekerja, mengawasi pekerjaannya dari laptop, membuat Rinai geleng-geleng kepala mendengar jawaban itu. Kadang bila dia merasa bosan, Rinai meminta Reinart melakukan panggilan video dengan Anindya. Senyum, tingkah, serta celoteh batita itu mampu mengusir kesepian batinnya. Rasa sakit dan kehilangan Kenshi belum jua pudar dari dadanya, tapi dia berusaha tetap tegar. Rinai tak akan membiarkan orang lain tahu bahwa dia telah hancur. Meski setiap malam dia meringkuk menahan kesedihan.
819.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 552 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
PERNIKAHAN yang TERTUKAR

PERNIKAHAN yang TERTUKAR

Di dunia ini, selain ke dua orang tuanya, Rin adalah satu-satunya orang yang mau mengobarkan nyawa demi dirinya. Menyadari pengorbanan Rin untuknya, Avani menatap pria di depannya itu dengan perasaan iba. "Rin, aku tak tau apa isi pikiranmu. Tapi sungguh aku minta maaf padamu untuk semua kesalahanku," ucap gadis berwajah lancip itu dengan nada menyesal. Rin menatap Avani ke kemudian tersenyum tipis "Diamlah! kau berisik sekali," hardiknya dengan suara lemah.
1020.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 837 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

“Kalau mau, ada bagian OB di kantor. Gajinya memang nggak seberapa, tapi lumayan buat awal. Nanti kalau ada kesempatan naik jabatan, kamu bisa coba daftar lagi.” Rini terperangah. Wajahnya langsung panas. “OB? Kamu kira aku ini siapa? Aku sarjana! Bukan lulusan SMP yang nggak punya ijazah! Masa aku disuruh jadi OB? Itu penghinaan namanya!” “Bukan maksudku begitu, Rin. Aku Cuma…” “Cukup! Jangan pernah anggap aku serendah itu!” teriak Rini, lalu menutup telepon dengan kasar.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 161 Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
Istri Simpanan Sang CEO

Istri Simpanan Sang CEO

Ishita dipeluknya dengan erat dan diciuminya. "Maafkan aku ya Kak, karena keadaan seperti ini kakak harus berkorban. Aku tidak bisa membantu apa-apa Kak!" Bisik Ririn sambil menangis. "Kamu jangan menyalahkan diri kamu sendiri, kakak baik-baik saja kok." Pelukannya makin erat dan tangisannya pun makin menjadi-jadi. Ishita menarik tubuhnya dan mengusap airmata Ririn.
1037.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang obito sad rin
Read
+Library
PREV
12345

Mga Madalas Itanong

Momen itu bikin hatiku remuk: kematian Rin terasa seperti ledakan yang menghancurkan semua hal baik dalam hidup Obito. Aku masih bisa merasakan amarah dan kesedihan yang dia rasakan—bukan cuma karena cintanya pada Rin, tapi juga karena rasa bersalah yang nempel di dadanya, terutama setelah tahu kalau kematian itu terjadi lewat tangan Kakashi, orang yang dulu dia percayai. Dari situ, logika dan empati Obito mulai runtuh; semua nilai yang dia pegang mulai diliputi kebencian.

Madara memainkan peran penting sebagai katalis. Obito yang sedang rapuh gampang sekali dipengaruhi oleh ide-ide tentang dunia tanpa penderitaan. Bagi Obito, Infinite Tsukuyomi itu tampak seperti solusi radikal tapi elegan: menciptakan sebuah realitas di mana orang tak lagi kehilangan orang yang mereka cintai. Dalam kondisi lemah, gagasan seperti itu terasa seperti jawaban yang sah, bukan hal gila. Ditambah lagi, kekuatan Sharingan dan Rinnegan memberikannya kemampuan untuk mewujudkan rencana itu—sebuah trip yang berbahaya antara rasa bersalah, keinginan untuk menolong, dan kebencian yang membakar.

Kalau dipikir-pikir sebagai penggemar yang emosional, transformasi Obito bukan soal kejahatan semata; itu soal trauma yang disalurkan jadi solusi absolut. Dia bukan sekadar berubah jadi musuh karena haus kekuasaan—dia berubah karena kehilangan pegangan moral dan kemudian memilih jalan ekstrem untuk memperbaiki dunia. Ada tragedi besar di sana, dan itu yang sering membuatku sedih setiap nonton ulang. Di akhir, masih ada secercah penebusan, dan itu yang bikin karakternya kaya dan memilukan.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status