Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

Saat Rinai mencoba mengerjapkan matanya, berusaha menghilangkan air mata yang mengganggu penglihatannya—saat itulah ia sadar kalau bukan hanya dirinya yang menangis. Ksatria juga menangis untuknya. “I’m broken and helpless, Sat,” bisik Rinai dengan tercekat. “I’m sorry….”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as obito sad rin
Read
+Library
Dilema Arini

Dilema Arini

Bab 4 Aku tersadar dari pingsanku, lalu perlahan kubuka mataku dan sudah ada ibu di sampingku, ibu memijit-mijit kepalaku dan kakiku. Aku merintih kesakitan merasakan kepalaku yang terus berdenyut. “Aaargh ....” “Kamu kenapa, Rin?” tanya Ibu. “Tidak apa-apa, Bu!” mungkin hanya kelelahan saja,” jawabku.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as obito sad rin
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

TTD Bryan Delino Agaskara "I-ini dari kak Bay!" serunya dalam hati tak percaya seraya menggenggam kartu ucapan berwarna biru langit dengan karakter kesukaan Mayra rabbit. Dia menutup mata sembari menyimpan di dada, lalu air matanya pun turun membasahi pipi. "May, kau baik-baik saja?" tanya Seon khawatir.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as obito sad rin
Read
+Library
Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua Obi kembali mengusap-usap kepalaku tetapi tidak berkata apa-apa. Dia membiarkan aku untuk menumpahkan semua yang terasa menyesakkan dada. Berkali-kali Obi menyekakan air mata yang bagai tiada habisnya. Memang, di saat-saat tertentu, kita tidak membutuhkan kata-kata sebagai penghibur atau pun untuk menguatkan. Cukup diberi ruang untuk menumpahkan perasaan lewat tangisan juga bisa memberikan kelegaan.
1094.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as obito sad rin
Read
+Library
Obsesi Sang Pangeran

Obsesi Sang Pangeran

Yeslyhn jelas saja melampiaskan amarahnya yang tak tersampaikan itu pada orang lain. Menyebalkan. Sangat memuakkan. Monster. "JANGAN DIAM SAJA! CEPAT JAWAB IBUMU INI, ARUNA!" "I-ibu." Suara Aruna gemetar hebat. Matanya terlihat memerah dan berkaca-kaca. Namun manik crimson itu memberi sorot yang terasa berbahaya. Sebuah tatapan tajam yang terasa dingin, sebuah tatapan penuh dendam dan amarah namun juga berisi kekecewaan dan rasa sakit.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as obito sad rin
Read
+Library
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

Tentu saja perasaan sedih itu didominasi kecewa dan tidak terima, bagaimana pun Raven mencoba memperbaiki kedekatan mereka, nyatanya itu tidak akan sama lagi. ["Yerin, bisakah kamu buka blokiran nomorku?"] Suara Raven terdengar lagi, Yerinsa menatap langit-langit kamar dan helaan napas terdengar. "Tidak," jawabnya singkat. ["Kenapa? Hanya membuka blokiran nomorku dan kita bisa berteman seperti sebelumnya."] Yerinsa diam mendengarkan, tak lama sudut bibir tertarik membentuk senyum miring. Raven ini, apakah type laki-laki pengecut yang tidak cukup dengan satu perempuan?
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 642 Times as obito sad rin
Read
+Library
Setelah Rasa Itu Sirna

Setelah Rasa Itu Sirna

Si asisten bernama Cannie itu meminta maaf padaku dengan wajah memelas, "Maaf, Kak Nancy. Kalau aku tahu Kak Renzo begitu menyayangiku, pasti aku akan menahan diri dan nggak mengeluh meski merasa nggak enak badan." Renzo tidak setuju, dia malah mengacak rambut Cannie dengan lembut. "Memangnya apa salahmu? Kamu cuma polos. Yang salah itu orang sepertinya yang terlalu mata duitan. Lebih rela minum sampai muntah darah daripada pergi." Hatiku langsung terasa dingin. Jadi dia memang melihatku muntah darah, hanya saja sama sekali tidak peduli.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as obito sad rin
Read
+Library
SAD BOY

SAD BOY

Ucap Bram, Suami Kiara. "Bersabar katamu?. Biar kuberitahu padamu bahwa setiap kesabaran ada batasnya" ketus Kiara. "Aku sedang tidak punya apa apa sekarang ini. Jadi, berdoalah agar kota ini lekas membaik. Ini juga demi Alex. Anak kita" "Kota ini akan hancur Bram, kita harus segera pindah. Aku sudah cukup sengsara dengan krisisnya ekonomi kota ini, aku tidak sanggup lagi"
104.2K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as obito sad rin
Read
+Library
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

Gadis yang terbaring di ranjang pasien itu masih terlihat lemas dan pucat. Satrio memeluk Wira singkat dan mengucap selamat. Sebagai seorang ksatria seperti yang tersirat pada namanya. Satrio bersikap tegar. Dia ikut bahagia karena Rinai berada pada orang yang seharusnya. “Gue memang selalu kalah satu langkah di belakang lu, Tan! Congrats, ya, Bro!” “Lu memang sobat terbaik gue, Sat! Moga lu cepet dapet pengganti Rinai di hati lu! Sorry, untuk hal ini gue gak bisa ngalah!”
9.9259.7K viewsCompletedAdded to Library 8.3K Times as obito sad rin
Show Reviews (28)
Read
+Library
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Read All Reviews
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

ucap Rina lagi sambil tergelak di depan ponselnya. “Emangnya punya suamimu kecil atau gimana?” tanya Robi semakin berani dan blak-blakan. “Sedang sih, tapi kalo sudah tegang, efeknya gak lama, begitu masuk langsung selesai, Payah!” ucap Rina kini dengan nada mulai sedih lagi. “Yah ampun, kesian kamu ya Rin!” ucap Robi dengan suara terdengar sangat prihatin dengan nasib sahabatnya itu.
1044.7K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as obito sad rin
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status