Membaca 'Kata Rintik Sedu' seperti menyelami samudra emosi yang dalam. Novel ini ditulis oleh Fahri Asiza, seorang penulis berbakat yang karyanya sering kali menyentuh relung hati pembaca. Gaya penulisannya puitis namun tetap mudah dicerna, membuat setiap kata terasa hidup. Aku pertama kali menemukan bukunya di rak rekomendasi toko buku kecil dekat kampus, dan sejak itu jadi penggemar setia karyanya.
Yang membuat Fahri Asiza istimewa adalah kemampuannya mengolah kata menjadi rangkaian perasaan. 'Kata Rintik Sedu' bukan sekadar cerita biasa, tapi semacam puisi panjang yang bercerita. Aku sering merekomendasikannya ke teman-teman yang suka sastra kontemporer dengan sentuhan filosofis ringan. Karya-karyanya memang belum banyak, tapi masing-masing punya kedalaman yang berbeda.