Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
No One

No One

Aku berfikir sepertinya ada satu ruangan yang masih belum dicek. Aku pergi ke ruangan yang disebutkan dibawah batu tadi, ya itu adalah black room. Entah ruang apa itu, aku harus mencari Cia dan juga mengambil bendera tersebut. Hitung-hitung bisa dapat freepass juga kan hahahhaa Sesampainya di black room aku langsung mencari-cari Cia. Seperti namanya, ruangan ini sangatlah gelap dan aku tak bisa melihat apapun yang ada disini.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as one in the chamber
Read
+Library
DONATUR ASI JADI CINTA CEO

DONATUR ASI JADI CINTA CEO

Lantai bergetar pelan. “Fasilitasnya masih beroperasi,” ujar Mikhail dengan napas memburu. “Kita harus menuju core chamber. Di sanalah sistem utama chip dihubungkan.” Yaros menuntun Nadine menuruni tangga sempit. “Tetap di belakangku! Kalau sensor keamanan mendeteksimu, chip itu bisa aktif lebih cepat.” Namun begitu mereka mendekati pusat ruangan, suara lembut dan dingin menggema dari pengeras suara.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as one in the chamber
Read
+Library
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Sementara para dominan, duduk di atas sofa. Untungnya Hubert di pemandu segera beranjak ke bagian belakang. Di sana, ada lorong yang pintu masuknya di tutupi dengan kain merah. "Ini La Chambre de Verre, kamar berjendela." Hubert mengatakan itu, sambil menyibak kain. "Ada satu ruangan yang terpakai, apa kau mau lihat?" "Boleh?" tanya Ariana refleks saja.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as one in the chamber
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

suara Haneul bergema penuh otoritas. "Tentu, tapi ada satu syarat," Malakai tersenyum licik. "Lantai 140 adalah Vacuum Chamber. Hanya satu orang yang bisa masuk untuk menonaktifkan sistem keamanan, atau kalian berdua akan hancur oleh tekanan udara. Pilih, Haneul. Apakah kau akan membiarkan pengawal setiamu ini mati untuk membukakan jalan bagimu, atau kau akan masuk dan membiarkan dia menunggumu dalam ketidakpastian?"
794 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as one in the chamber
Read
+Library
(Not) One Night

(Not) One Night

Evelyn tentu ingat jelas kenapa sekarang dia berada di sebuah kamar hotel. Evelyn melihat sekeliling, dan tak ada orang lain selain dirinya di sana. Dengan buru-buru Evelyn mematikan alarm ponselnya. Setelah itu Evelyn berdiri dan berjalan memasuki kamar mandi dengan selimut yang masih melilit di tubuhnya. Kamar mandi pun kosong, tak ada siapa-siapa. Membuat Evelyn yakin sekali kalau dia memang sendirian di sana.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as one in the chamber
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status