Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

Apa maksudnya barusan ya? "Lo punya kenangan apa aja sama orang tua lo? Yang seenggaknya lo inget dan amat sangat berharga? Camping bersama pernah?" Melihat bagaimana Om Bian hanya diam, aku yakin dia pernah. "Pernah kan? Belajar bersama? Udah pasti kan? Pelukan mereka, kehangatan mereka, senyum mereka, kilasan-kilasan baik tentang mereka. Om, gue enggak punya semua kenangan itu sama Papa. Satu-satunya hal yang gue inget dari dia cuma, bagaimana dia ngasih kartu kredit buat gue belanja dan main, biar gue enggak ribet dan ngerengek-rengek mulu buat ditemenin ke sana ke sini di saat dia lagi sibuk."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as oom pasikom
Read
+Library
Om Sweet Om

Om Sweet Om

jawab Tania. Bram mendelik mendengar penuturan putrinya barusan. "Om? Suami dipanggil om?" "Loh, terus dipanggil apa?" tanya gadis itu polos. "Mamas, dong. Gak sopan kalau bilang om. Status kan udah berubah." Bram mulai berulah lagi. Nero hanya bisa tersenyum melihat kelakuan dua orang ini. Dalam hati bergumam,anak dan papanya sama saja.
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 999 Times as oom pasikom
Read
+Library
COMEBACK

COMEBACK

Tanyaku penasaran. Bukannya menjawab, Indi justru menarik tanganku menuju ke ruangan pemilik yayasan. Ada beberapa orang di sana. Termasuk salah satunya adalah anak perempuan yang memakai seragam sama denganku, anak perempuan yang tak pernah kulihat sebelumnya. “Kamu Ardan?” Tanya Pak Adam Ivander, pemilik yayasan dari sekolah ini.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as oom pasikom
Read
+Library
SIMPANAN OM-OM

SIMPANAN OM-OM

Kadang ia tertawa kecil, kadang terdiam membaca chat penonton. Tiba-tiba, sebuah ikon besar muncul di layarnya—ikon gift mewah berbentuk mobil sport animasi. Nilai gift itu fantastis bagi pemula. Nama pengirimnya muncul: MrBlack. Freya nyaris menjatuhkan ponselnya. Ia membeku. “Eh… terima kasih banyak… MrBlack…,” ucapnya terbata. Jantungnya berdetak cepat.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as oom pasikom
Read
+Library
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Bikin meleleh aja. "Kayaknya harus direkam biar gak lupa." Aku mendongak, mengingatkan biar Om Bas biar gak lupa dengan ucapannya sendiri. "Sudah terekam di otak saya. Jadi kalau mau khilaf, ada settingan otomatis yang langsung mengingatkan. Seperti alarm." "Haseeeek! So sweet." Bisa aja si Bambang bikin melayang. Gak gombal kok, aku percaya sereceh apapun ucapannya, Om Bas gak pernah main-main.
1094.2K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as oom pasikom
Read
+Library
Koma

Koma

tolakku bagaimana bisa tiba-tiba dia minta putus, aku kan, belum puas mlorotin. "Kalau gue bilang putus, ya putus." Oja masih saja ngotot. "Gue bilang enggak bisa, karena gue punya ini." Aku memperlihatkan sebuah flashdisk. "Apaan isinya?" tanya Oja, mulai tertarik. Aku memasang benda itu ke HP dan terputarlah sebuah video dimana Oja menangis karena didorong adik cowoknya yang masih ingusan ke bawah derasnya hujan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as oom pasikom
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status