Kehancuran Usai Suami Berkhianat
Bayangkan segar sayur pecel aku langsung terasa bersemangat.
Jerry sempatin curi kecupan di dahiku sebelum beranjak.
“Jangan lupa peyeknya.”
“Yoi.” Dia angkat dua jempol.
Ish, cowokku itu, bikin gemas aku lihat.
Makin ke sini cinta buat Jerry bertambah besar. Suka kukagumi diam-diam kulit wajahnya yang putih bersih, bibir merah dengan tatapan matanya dalam banget, bikin debar-debar. Dia itu persis bunglon, kadang tenang kadang sedikit nakal, entahlah, aku bingung bilang gimana. Soalnya dia itu kalau diganggu sama si Julita, tetep gak bisa kasar. Malah kelihatan kasih harapan jadinya. Terlalu baik, susah nolak. Gemes, akulah yang suka maju hadapin cewek gak punya malu itu. Masa dia berani ke
인기 회차