Mari Berpisah, Mas
Kini ia pun melangkah ke ruangan papanya, terlihat papanya sedang berkutat di depan laptop sambil menerima telepon.
"Ada apa, Sayang?"
"Lamaran yang kemarin, Laura terima, Pa. Laura mau menikah dengan anak teman Papa itu," jawab Laura.
"Kamus serius?"
Laura mengangguk. Baginya tidak baik mengharapkan lelaki orang, lebih baik membuka hati untuk cinta yang lain.
"Ini kabar bahagia, Terimakasih, Sayang."
***
"Cucu nenek pangku sama nenek saja, ya?" ucap mertuanya Tania. Mereka semua sangat antusias menyambut liburan ini.
Sikat na Kabanata