Pendekar Bukit Meratus
ceplos Laili terkekeh, sambil tekan kepala Boon Me agar mengisap kuat-kuat bukit kembarnya, sampai berbunyi kericupan saking semangatnya.
Tangan Boon Me yang sudah terlatih selama 7 hari 7 malam, bikin Omer kaget, saat perabotannya yang berumput tebal mulai di grepe Boon Me.
Padahal mulut remaja ini sedang mendaki bukit kembar Laili, yang sedang terpejam-pejam menikmati sang pendaki brondong ini.
“Astaga Laili, jangan-jangan kita ini ketemu anak itik yang sudah pintar berenang,” ceplos Omer terbahak, tapi setelahnya mendesis-desis bak ular kobra.