Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Repeated Past!

Repeated Past!

DEG! Kalimat kakak sepupu Khanza yang bernama Keanu tadi pagi kembali terngiang. Kini, debaran liar pada jantung Kenzo semakin menguat. Imajinasinya mulai tidak terarah. Dia membayangkan, bagaimana kalau seandainya... seandainya... SHIT! Kenzo kini mengetuk kamar kost Khanza dengan keras, nyaris membabi-buta. Beberapa penghuni kamar kost yang lain saling tatap dan bertanya-tanya. Ada apa dengan Kenzo? Kenapa cowok itu terlihat sangat cemas?
102.1K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as pasada kost
Read
+Library
SESAL SANG MANTAN

SESAL SANG MANTAN

Wanginya membuat candu yang Ranti tahu itu pasti efek harganya yang mahal dan edisi spesial. Tapi bukan itu yang membuatnya membeku tak berkutik. Bukan pula jas mewah yang bahannya menyampir lembut kini di atas busana kerja tipisnya. Astaga! Kalimat Jodi yang tadi apakah nyata atau hanya fatamorgana? Ranti masih bingung menerjemahkan semua. "Duh, kamu masih mau mematung di sini atau mau jawab pertanyaan aku?" Akhirnya Jodi bertanya dengan wajah dibuat kocak.
8.1K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as pasada kost
Read
+Library
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

Ada yang bawa handuk. Ada yang rambut masih berdiri. Ada yang langsung nitip tanya, “Bu Kos, gas habis!” “Bu Kos, token listrik!” “Bu Kos, galon kosong!” Ravika cuma bisa geleng-geleng. “Ini kos apa posko pengaduan sih…” Arven lewat sambil bawa galon. “Nih, yang kosong aku tuker sekalian.” “Kamu mau jadi staff tetap ya?” Ravika nyeletuk.
6.1K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as pasada kost
Read
+Library
Patah

Patah

“Sorry fot that. But not for the kiss and hug.” Hah? Ap… apa… apa maksudnya? Tapi Nayara tidak sempat bertanya karena Manggala kadung melangkah cepat meninggalkannya sendirian dengan pernyataan yang … Ah sudahlah. *** [1] Massitge deuseyo (Korea) = Selamat menikmati Bersambung
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pasada kost
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Dia tak habis pikir, kakek neneknya yang buta huruf, justru dimanfaatkan untuk kepentingan orang-orang tak beradab yang gila akan dunia. Hingga keesokan harinya kala embun masih bergelayut manja di ujung dedaunan, sebuah sepeda motor memasuki halaman rumah Paijo. Langkah tergesa terdengar mengganggu keheningan pagi yang cukup syahdu. Asih membuka pintu saat sebuah salam dan ketukan menyapa, memanggil nama mbah Paijo. "Eh, Mbak. Akung ada? Saya mau ambil berkas yang kemarin, sudah beres kan?" Tamu itu segera duduk dan mengutarakan keperluannya tanpa basa-basi.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as pasada kost
Read
+Library
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

Sial, kenapa pipinya malah hangat gini? Setelah selesai dari kios itu, mereka berjalan ke lapak keju yang letaknya agak di ujung pasar. Dira mulai lebih banyak diam, sibuk dengan pikirannya sendiri. Tapi matanya sesekali melirik Adrian, yang tetap berjalan santai di sampingnya sambil membawa semua belanjaan. “Pasutri baru, ya?” celetuk ibu penjual tomat yang mereka lewati, entah karena mereka tampak kompak atau karena tatapan Adrian ke Dira tadi tak bisa dibohongi.
10909 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as pasada kost
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status