Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MANT(en)AN

MANT(en)AN

Bagi seorang mantan, bertemu dengan mantan pacar adalah sebuah musibah yang mampu membuka luka lama meskipun terjahit oleh aliran waktu yang terus berjalan. Ada dua jenis mantan di dunia ini. Yang tersakiti dan yang menyakiti. Mereka yang tersakiti adalah mereka yang sulit membuka hati kembali. Lalu, mereka yang menyakiti memiliki harapan untuk dimaafkan dan berbalikan dengan yang disakiti. Sesungguhnya aku di sini berposisi sebagai seorang mantan yang telah menyakiti Tasya.
103.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Pesona sang MANTAN

Pesona sang MANTAN

Dan terasa tulus, meski tanpa cinta yang lengkap. Bisikannya menyusul sesaat setelahnya, “Mulai sekarang, lo milik gue.” Suara Jati terdengar dalam dan berat, nyaris seperti ancaman. Nafasnya hangat menyentuh pelipis Senara. Senara diam, menahan jantungnya yang memukul dinding dada. “Lo udah maju,” lanjutnya, “jangan pernah punya niat untuk mundur. Apalagi balikan sama mantan lo yang bajingan itu.”
41.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
SESAL SANG MANTAN

SESAL SANG MANTAN

Bu Hana geleng-geleng kepala tak habis pikir dengan kelakuan sang mantan menantu. “Setelah ini pokoknya aku nggak akan sudi lagi kalau harus bertemu satu pun dati mereka bertiga, Bu. Nggak ada benernya aku di mata mereka. Salah aja terus padahal yang salah mereka sendiri! Ish!” Ranti mengomel kesal lalu terdengar suara ponselnya berdering yang membuatnya bangkit dari sofa ruang tamu dan menerima panggilan sambil berjalan ke kamar. Nomor tak dikenal, pikirnya sesaat sebelum berkata, “Halo?”
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Mantan Oh Mantan

Mantan Oh Mantan

Anita harus buru-buru membuka pintu setelah ia selesai mandi. "Ada apa, Ma? Aku baru selesai mandi." "Cepatlah keluar. Mereka menunggumu." "Siapa?" "Sandi dan Rama." "Apa?" (○_○)
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Sang Mantan Pelacur

Sang Mantan Pelacur

Angga mengelus-elus kepala Safika. Sampai di sebuah kafe tempat janjian mereka. Muawiyah mengedarkan pandangan mencari sosok calon menantunya. Namun, tak juga ditemukan. Perempuan itu belum datang. "Uthi, Tante Rum mana?" tanya Safika, putri Angga. "Bentar, ya. Uthi telepon Tante cantik dulu." Tante cantik adalah panggilan yang disematkan Safika kepada perempuan itu. Paras serta kepribadiannya memang cantik. Sangat sesuai dengan panggilan yang tersemat.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Sang mantan

Sang mantan

Mohan menjeda sebentar ucapannya. "Intinya, Inka mendatangiku, mengatakan semua isi hatinya dan unek-uneknya padaku. Ucapan kebencian pun tak terelakkan keluar dari mulutnya—" "Ternyata dugaanku benar jika Inka kembali bersama mantannya," kekeh Kanz. "Ya begitulah, karena kami tidak bisa melupakan pesona ciri khas yang menguar dari diri kami." sahut Mohan masih bisa bercanda.
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Godaan Sang Mantan Pacar

Godaan Sang Mantan Pacar

Nisa membujuk Sarah. "Ehem, tidak boleh. Sebaiknya habis ini, kau istirahat Nis. Pulihkan tenagamu. Pekerjaan pertamamu nanti akan sangat melelahkan!" Adam menggeleng sambil memberikan kode delikan pada Sarah. "Kamu pelit banget sih, Dam. Aku hanya meminta dia menemaniku malam ini saja," Nisa menyadari kode yang diberikan Adam pada Sarah.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Jerat Sang Mantan (Saat Mantan Gagal Move On)

Jerat Sang Mantan (Saat Mantan Gagal Move On)

"Angel minta maaf ya, Ma, kalau udah bikin Mama sedih. Angel hanya ingin Mama tidak kesepian saja." "Mama gak kesepian, kok. Kan ada Angel yang selalu menemani Mama." Navisha menyahut cepat. Angel terlihat membuka mulut ingin bicara lagi. Namun, urung. Anak itu kembali menutup mulut dan menatap Navisha lekat. Sorot matanya benar-benar tak terbaca. Membuat Navisha semakin was-was. "Iya, Angel akan selalu menemani Mama. Karena itulah, berjanjilah untuk selalu bahagia ya, Mah," ucapnya kemudian.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Dimanja Paman Mantan

Dimanja Paman Mantan

lanjut Dewa. Ammar mengernyit. Dewa menarik napas dalam dalam. "Tidak ada mantan anak, yang ada hanya mantan suami, Dewa bisa memiliki ibu selamanya, tapi ayah belum tentu..." Ucapan Dewa menyinggung hati Ammar. Plakk!!
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

"Hadirin sekalian! Selamat datang di gelaran utama Holy165! Malam ini, kita akan menyaksikan duel paling bergengsi dalam sejarah kelas berat!" Lampu arena mendadak redup, digantikan oleh sorot lampu merah yang tajam. Musik intro rock keras menghentak seluruh penjuru dome. "Memasuki lorong utama... sang juara bertahan tak terkalahkan, sang kebanggaan Holystan... ZUKHOV!"
914 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sang mantan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status