Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sepatu

Sepatu

Heran Aliya. “Entahlah, tapi perasaan tadi aku memakainya.” jawab Tania dengan benar-benar merasa heran, “tak mungkin aku lupa memakainya, ‘kan?!” tambahnya dengan terkesan seakan tengah bermonolog. “Ya, Tan ... tadi aku juga melihat kamu memakai gelang itu, saat berada di halaman istana,” jelas Jeysa. “Apa mungkin gelangnya jatuh di sana?” kata Azyla.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as sepatu perawat
Read
+Library
Diary Mafia yang hilang

Diary Mafia yang hilang

ucap Perawat itu. Melisa meringis kesakitan ketika kakinya di pijat. Jemarinya tak sengaja mencengkeran lengan Alan membuat lelaki itu ikutan meringis. Namun, Alan mendiamkannya. Pergelangan kaki Melisa di balut perban hingga separuh telapak kaki. "Jangan dilepas hingga besok sore ya." ucap perawat itu. "Saya mandinya bagaimana, Sus? Pakai sepatunya bagaimana?" tanya Melisa.
607 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as sepatu perawat
Read
+Library
PUZZLE

PUZZLE

“Selamat pagi, “ sapa Ning dengan senyum selebar mungkin. Dua orang perawat itu tersenyum dan membalas sapaan Ning. “Pasti seragam baru lagi,” Ning menatap sekilas para perawat itu. Seragam ungu muda yang dilengkapi dengan celana putih memberi kesan manis dan ramah. Apalagi dengan rambut yang digelung rapi dan disematkan nurse hat di atas kepala, dari jarak jauhpun semua orang awam pasti akan mengenal siapa mereka. Oh jangan lupa make up tipis yang membalut wajah menjadi penunjang penampilan mereka. Walaupun sebagai tenaga kesehatan, yang fokusnya melayani masyarakat tapi penampilan pun juga harus tetap ON.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as sepatu perawat
Read
+Library
Pesona Perawat Papa

Pesona Perawat Papa

“Maafkan Aku, tapi aku benar-benar nggak bisa ke tempat orang itu. Aku harus segera pergi, Apa kau tidak melihat noda di pakaianku?” Arah mata perawat tadi langsung mengikuti tangan Santi. Warna kopi yang sudah membuat bajunya terlihat benar-benar kotor.
1064.2K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as sepatu perawat
Read
+Library
Perawat Untuk  Tuan Duda Lumpuh

Perawat Untuk Tuan Duda Lumpuh

suara wanita itu dengan tegas. Setelah petugas keamanan pergi, perempuan dengan sanggul dan beberapa perhiasan emas terpasang di jari, pergelangan tangan, dan lehernya masuk ke ruangan. Nyonya Ratih memandang Kiya dengan penuh skeptis, tidak percaya bahwa suster seperti Kiya dapat menjadikannya perawat putranya. “Kamu Zakiya?” tanya Nyonya Ratih sambil menarik dagu Kiya naik untuk menatapnya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as sepatu perawat
Read
+Library
Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Sang pemuda melirik ke arah sepatu Kirana yang terlihat sobek yang mungkin terjadi akibat terpeleset saat bertabrakan dengannya. “Mbak, itu sepatunya rusak.” Kirana seketika menatap sepatunya dan seketika panik, “Duh, kenapa rusak sih?” Dia langsung berjongkok sembari membersihkan sepatunya yang terkena lumpur itu. Gadis itu hanya memiliki dua sepatu. Sepatu yang satunya adalah sepatu yang biasa dia pakai untuk menghadiri acara-acara kondangan seperti pernikahan, sedangkan untuk bekerja dia memakai sepatu kets yang sialnya sudah rusak.
1025.3K viewsCompletedAdded to Library 505 Times as sepatu perawat
Read
+Library
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Pengakuan barusan menghantam benak lagi. ​Tak lama, Dhava kembali dengan membawa kantung plastik kecil berisi kasa steril, cairan pembersih luka antiseptik, dan sepasang sandal jepit baru yang dibelinya di minimarket rumah sakit. ​Pria itu berlutut di depan Diana tanpa rasa canggung, mengambil pergelangan kaki yang ramping dan mulai membersihkan lecet merah di telapak kakinya dengan hati-hati.
9.956.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as sepatu perawat
Read
+Library
Seribu Pintu Sindukala

Seribu Pintu Sindukala

Ia melirik ke samping, melihat seorang perawat berbaju serba biru tua, memakai penutup kepala dan masker, bergerak-gerak di sampingnya, sedang melakukan pemeriksaan berkala. Perawat itu, yang baru saja selesai memasang kantung air kemih kosong, menoleh dan menyadari tatapan lemah Raesaka. Ia kemudian mengangkat tangan dan menggerakannya di depan Raesaka, memastikan Raesaka memang benar-benar sadar. Raesaka mengikuti gerakan tangan perawat itu. “Anda bisa mendengar saya, Pak?” tanya perawat.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as sepatu perawat
Read
+Library
MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

Perawat bergegas melewati lorong, sepatu karet mereka memantulkan suara ritmis di lantai linoleum yang mengilap. Di tengah suasana sibuk itu, langkah Chatrine terdengar jelas… klik, klik, klik… hak sepatunya memecah keheningan tiap kali ia melangkah. Tubuhnya tegak, bahunya terangkat penuh percaya diri, dagu sedikit terangkat. Tatapan matanya lurus ke depan, dingin dan tak terhentikan. Orang-orang yang kebetulan menoleh segera menyingkir, seperti bisa merasakan aura tegas yang mengintimidasi dari wanita pirang itu. Tanpa ragu, ia membuka pintu ruang perawatan.
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 454 Times as sepatu perawat
Show Reviews (31)
Read
+Library
Larose
Cerita yg menarik sempet mau berhenti begitu Evanka dan Evan masuk ke kehidupan Liam,tp di situlah Liam diuji yg ternyata berhasil tidak terpengaruh dgn kehadiran Evanka dan layak dpt kesempatan kedua dari si cantik Catherine
Vero Vero
cerita yang keren... berkelas dan elegan. cerita yang gak muter muter.. cerita yang mampu menghadirkan suasana dan tempat tempat yang beneran ada. karakter setiap individu digambarkan jelas tidak berubah ubah. tengkiu kak Jemy ............ aku tunggu karya hebat kak Jemy selanjutnya ya....
Read All Reviews
Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Dia sengaja melepas masker dan seragam perawatnya, lalu mengenakan gaun ketat yang seksi saat membawakan teh. Selain itu, dia juga berdandan dengan menor. Perawat itu mengenakan sepatu hak tinggi dan berjalan ke sisi Deven. Setelah meletakkan tehnya, dia berkata dengan suara manja, "Pak Deven, silakan minum teh."
9.1234.0K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as sepatu perawat
Show Reviews (86)
Read
+Library
Kikan Hapsari
Setelah sekian lama akhirnya baca lagi nih novel dengan perubahan alur yang makin seru (soalnya sekarang giliran karma buat Deven, jujurly senang banget akutu liat Deven tersiksa ...). Etatapiii napa TAMAT sih, kan si beruk Okto dan si kutil badak Irish belum dapat karma. Mungkin ada season ke 2 nih.
Hasna Al-rasyid
sbnarnya menarik ceritanya cm alurnya terjebak di satu situasi yg itu² aja. tdk ada pengembangan karakter atau situasi. gk ada penyelesaiannya. jadi terkesan monoton dan bs ditebak alurnya. baca sudah bab 400 tp cerita msh muter² kyk bab 1.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status