Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
5D

5D

Oh iya, I'm okay," jawab Dion. "Kamu gak lagi terlihat baik, nak," ucap Ibu Dimas menghampiri keduanya. "Oh, mungkin kecapean aja, Tan," katanya singkat. "Nggak, nggak, kamu rebahan ya di ruang tengah," usul Ibu Dimas. "Iya, Di. Dengar aja kata nyokap gua, gua temanin. Ayo!" tambah Dimas. "Oh, oke," ucap Dion sambil berdiri.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as nodded
Read
+Library
Andyp

Andyp

Paijo meringis sakit saat Gerald mencubit pahanya, tangan nakal memang. "Dandan dandan darimana? Andy cowok!" seru Gerald menahan emosinya, Paijo salah server rupanya. Paijo menepuk dahinya. "Astaga! Gue lupa! Lo kan cowok ndy! Hehe maaf," dengan polosnya Paijo meminta maaf, Andy hanya menatap datar. Kalau dandan yang ada dia jadi banci. "Udah tau," gumam Andy ngegas.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as nodded
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

tegasku, memberi pengertian pada Alia. "Maaf." Alia menunduk, namun tangannya terlihat mengepal genggam. Membuatku hanya bisa menarik napas berat. 😍Terimakasih😍 Subscribe, like dan komentarnya dong!😍 #kbm_cerbung Next kilat cus cus cus..... Kado Terakhir Istriku Part6 "Ibu, bibirnya miring dan tangannya sedikit bengkok, seperti orang yang terserang stroke, Pak."
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as nodded
Read
+Library
NODA MERAH PERKAWINAN

NODA MERAH PERKAWINAN

BRAAKKK pintu di tutup nia dengan kencang. uci yang hanya menyimak pertengkaran sahabat dan suaminya hanya bisa menangis. dalam benakknya ingin sekali turun, untuk berbicara dengan suaminya. tapi jika diingat perbuatannya tadi pagi membuat hatinya sakit. nia kembali ke kamar menghampiri uci... "heiiii, mengapa kau menangiss??" smbil berlari kecil kearah ku.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as nodded
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

imbuhnya sambil kembali mengayunkan pelan hammock yang didudukinya. “Pantas saja aku tidak mendengar suara mobilmu saat kamu datang tadi.” Diandra yang kini telah menduduki kursi rotan mulai menusuk nugget buatannya menggunakan garpu, kemudian mencocolnya dengan sambal pedas kesukaannya sebelum menikmatinya.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 995 Times as nodded
Read
+Library
NAJENDRA

NAJENDRA

“Ya.” Rasa mual membuatnya sulit bernapas, pandangan Najendra seketika buram dalam hitungan detik. Sedikit demi sedikit napasnya mulai teratur dan saat Najendra mulai menutup mata, sosok siluman ular itu kembali mencekiknya. “Ugh!”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as nodded
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Elang menatap Roney dan Nadya gantian. "Jadian?" Mulut Elang belum bisa mingkem karena keterkejutannya. Sayang? Beb? Roney dan Nadya saling berpandangan. "Iyah" jawab mereka berdua serempak. "Oh, woww!" "Aaaaaa..." ucap Nadya hendak menyuapi Roney lagi. Roney menggeleng "Udah kenyang Nad" "Nanggung ih, dua sendok lagi" ucap Nadya membujuk Roney agar membuka mulutnya.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as nodded
Read
+Library
Thirty Days

Thirty Days

Adam tersenyum sopan. Mr. Danes mengangguk sopan, "Baik! Sama-sama, Mr. Adam! Kalau begitu saya permisi, dan selamat siang!" pamit Mr. Danes yang sudah bangkit dari kursinya. "Ya silahkan, Mr. Danes! Selamat siang juga untukmu!" kata Mr. Adam tersenyum, dan mempersilahkan Mr. Danes untuk keluar. Sepeninggal Mr. Danes, Nohan maish berdiam diri--ia berdiri sembari menundukkan kepala.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as nodded
Read
+Library
Cinta Tersembunyi di Balik Dendam

Cinta Tersembunyi di Balik Dendam

bentak Narendra, rahangnya mengeras, matanya menyalang penuh amarah. Noah terkekeh pelan, sama sekali tak terusik oleh makian Narendra. Ia tetap berdiri tegak di tempatnya, kedua tangan pria itu bersilang di dada, sementara tatapannya dingin dan menantang. Tepat saat itu, Veronika melirik ke arahnya. Lirikan itu disambut Noah dengan anggukan kecil, seolah memberi isyarat yang hanya mereka berdua pahami.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as nodded
Read
+Library
YOU

YOU

“Assalamu’alaikum, kenapa Nis?” “Wa’alaikumussalam. Udah jalan belom lo, Ndut?” “Belum. Mau Sholat dulu abis itu jalan. Lo udah jalan emang?” “Udah. Lagi di Mushola terminal mau Sholat trus naik bus hijau yang jurusan kampus.” “Oalah oke, nanti kalo gue udah di Transjakarta, gue kabarin lo ya.” “Oke.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as nodded
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status