Jerat Pembantu Tuan Abizar
“Saat ibumu meninggal, ayahmu ada di Amerika, Nak Hafshan. Aku tidak membunuh ibumu dan suaminya secara langsung, aku hanya tahu mereka akan mati saat menaiki mobil itu dan aku membiarkan mereka, ternyata benar karena ada beberapa kerusakan di mobil yang kuhadiahkan pada suami ibumu, mereka benar-benar kecelakaan dan mati.”
Tubuh Abizar bergetar, kemarahannya meluap-luap. Kepalan tangan Abizar nyaris melayang ke wajah Aland. Tapi kalimat Aland menahannya. “tak perlu membunuhku sekarang, Nak Hafshan. Nanti aku sendiri yang akan melakukannya.” Pergerakan Abizar berhenti dan lelaki itu terdiam, tidak mengerti apa maksud dari kalimat yang Aland katakan.
Bab Populer