Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINTA BEDA USIA

CINTA BEDA USIA

Ferdi baru ingat bahwa saat ini istrinya tidak berhijab. "Ya Allah, Bibik bingung sampai lupa pak," ucap Bik Mun yang kemudian berlari menuju ke ruang pakaian yang berada di kamar belakang. Setelah mengambil jilbab yang asal dapat, bik Mun mempercepat langkah kakinya ke arah majikannya yang saat ini sedang menunggu. "Ini pak," ucap Bik Mun dengan nafas yang tersengal-sengal. "Tolong pasangkan bik," pinta Ferdi.
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 864 Times as pemuja hijab
Read
+Library
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

Namun Humaira lebih nyaman pergi sendiri. Rapat dengan klien dari PT. CNA, sebuah perusahaan fashion yang cukup terkenal di Jakarta baru saja berakhir. Humaira dan Emran masih duduk-duduk di sebuah kafe di daerah Jakarta Pusat. Di meja mereka, kertas-kertas, map berisi sampel bahan dan cangkir-cangkir kopi terletak tidak beraturan. "Aku kagum sama kamu Humaira. Ide-idemu selalu briliant. Beruntung Dimas punya istri cantik, pintar dan masih muda."
103.2K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as pemuja hijab
Read
+Library
BEDA ISTRI BEDA REZEKI

BEDA ISTRI BEDA REZEKI

Namun, senyum di bibir perempuan itu kembali terbit. Hani membuka tas belanjaannya. Kemarin selain membeli bahan kebutuhan pokok, dirinya juga membeli sehelai hijab segi empat berwarna putih serta sebuah boneka panda untuk Zea. Wanita itu memang berniat perlahan-lahan menutup auratnya. Dengan antusias Hani memasang hijab tersebut. Dia merasa kesulitan. Maklum ini pertama kalinya ia menggunakan penutup kepala seperti itu.
10147.4K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as pemuja hijab
Read
+Library
Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Dipeluknya tubuhku erat, lalu mencium manja kedua pipiku. "Iya, Kakak selalu mendukungmu. Nanti kita belanja hijab lebih banyak lagi. Kamu juga boleh ambil hijab yang kamu suka di butik," sambungku bersemangat. Di butik juga aku menyediakan berbagai macam model hijab. Ada yang segiempat, pasmina dan juga instan. Tapi kebanyakan bercorak glamour dan tua. Karena mayoritas peminat butikku kalangan Ibu-ibu dan wanita berumah tangga. "Ammar pasti makin terpesona melihatmu berhijab seperti ini," rayuku mengedipkan sebelah mata pada Marwah yang sedang menyematkan jarum pentul di atas kepalanya.
1028.5K viewsCompletedAdded to Library 683 Times as pemuja hijab
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Nuha sama sekali tak menolak sebab dia memang kesulitan untuk memegang dalam kondisi tangannya diperban. Sebuah kesempatan yang tak pernah datang dua kali. Darren memakaikan kain penutup pada kepala istri. “Bisa jelaskan apa itu hijab, khimar dan pashmina? Perbedaan mereka?”” tanya Darren dengan tak bisa menyembunyikan rasa keingintahuannya. Nuha hanya mendecih pelan lalu buka suara. “Guugle! Cari di guugle!” ucapnya ketus dengan membuang pandangannya ke arah lain.
10147.4K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as pemuja hijab
Read
+Library
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Vadi tiba-tiba memecah lamunanku. “Eh, nggak, kok,” kilahku agak gelagapan. Kubenarkan letak pasmina instan warna merah muda yang kubeli beberapa waktu lalu via marketplace. Kali pertama aku keluar rumah memakai hijab. Rasanya memang agak aneh. Namun, adem. “Galau?” tanyanya lagi dengan tolehan yang sekilas. Aku tak berani menatapnya. Menunduk saja sembari menarik napas dalam-dalam.
9.875.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as pemuja hijab
Read
+Library
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

sahut Zaara dengan meringis saat Embun memakaikan pashmina kemudian memasang jarum pentul. “Tenang, aku tidak akan menusukmu,” Embun terkekeh melihat ekspresi Zaara. Embun membentuk ujung pashmina sedemikian rupa dengan melipatnya sehingga terlihat seperti model hijaber. “Nah, udah kayak model hijaber, aku meniru dari yutup,” gumam Embun dengan tersenyum bangga, puas dengan hasil maha karyanya merias dan mengubah penampilan Zaara menjadi lebih cantik dari biasanya. Apalagi pesta yang akan dihadiri oleh Zaara ialah pesta dari keluarga sultan. Zaara harus tampil sempurna.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as pemuja hijab
Read
+Library
Diamnya Istriku Usai Tahu Aku Selingkuh

Diamnya Istriku Usai Tahu Aku Selingkuh

“Aku ingin punya yang seperti itu.” “Kamu bisa membelinya di market place, banyak sekali yang jual. Modelnya juga bagus-bagus, tapi Alea apa kamu yakin akan berhijab? Kamu masih terlibat kontrak setidaknya selama 1 tahun kedepan. Kamu tidak bisa berpenampilan seperti ini.”
10106.6K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as pemuja hijab
Read
+Library
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

Jenna ikut tersenyum pada Gina. “Ah, lo mah merendah aja. Btw, lo sekarang berhijab?” Gina melepas rangkulan, dia tatap Jenna dari atas kepala hingga kaki. Perempuan yang biasanya menggerai surainya itu, sekarang nampak anggun dengan penutup kepala berwarna sage itu. “Doain ya, gue mau hijrah.” Jenna menjawab sambil membenarkan letak hijab segi empat yang dia pakai.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as pemuja hijab
Read
+Library
Menjadi Janda di Malam Pertama

Menjadi Janda di Malam Pertama

ucap Zahira polos seraya menyentuh jilbab pashmina yang dikenakan Ayuma. "Masa sih, Sayang?" "Beneran, Ante. Ya, kan, Dad?" tanya Zahira meminta penilaian Daddy-nya. dr. Ahmad memandang Ayuma sekilas, kemudian mengangguk dan tersenyum, "Iya, Yum, bagus lho kamu pakai hijab, sejak kapan?" tanya dr. Ahmad antusias. "Sejak mau nemuin pak dokter ganteng," jawabnya sambil terkekeh. Sedangkan dr. Ahmad hanya menggeleng-gelengkan kepala seraya tersenyum heran.
1068.0K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as pemuja hijab
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status