Pendekar Pedang Gila
Matanya tak lagi menyisakan sedikitpun kesadaran, hanya kegelapan pekat yang berputar ganas.
Tawa yang keluar bukan lagi miliknya.
“Hahahaha… HAAAHAHAHAHA!”
Suara itu berat, parau, seakan berasal dari ribuan jiwa yang terjerat dalam neraka.
“Bukan Shen Liang lagi…” gumam Cao Yun, napasnya tercekat.
Pedang naga di tangannya bersinar hitam pekat, aura dinginnya membuat tulang retak hanya dengan berada terlalu dekat.