Kesempatan Kedua untuk Cinta
Sepia pura-pura tidak tahu.
“Kamu enggak bakal percaya karena waktu itu kamu enggak melihatnya sendiri. Sepasang mataku jadi saksinya, mereka itu nempel banget kayak perangko sama kertas. Eh, ralat maksudnya Nawang yang pengin nempel-nempel terus,” Ara merotasi bola matanya jengah. “Buku pertama Panji itu dulu bercerita tentang laki-laki yang terpaksa harus berpisah dengan kekasihnya, jujur itu perasaannya dalam banget. Sekitar empat ratus halaman, isinya mengaduk hati.” Ara menjelaskan lagi.
“Apakah di buku pertama itu, si tokoh laki-lakinya harus pergi ke Jepang?” tanya Sepia.
الفصول الرائجة