Berpisah Untuk Kembali
Lantas, Hana mengambil undangan yang tadi diberikan oleh orang tua Alga, ditatapnya undangan itu hingga basah oleh tetesan air matanya, kemudian ia meremasnya.
“Harusnya namaku yang tertulis di undangan ini, bukan nama Sukma, Ya Allah.” Hana lepas kontrol, dia membanting semua benda yang ada di hadapannya beserta semua foto dirinya dan Alga yang ada di apartnya. Hana berteriak kencang seraya mengacak rambutnya asal. Namun, detik kemudian perutnya tidak enak. Hana pun berlari ke kamar mandi dan memuntahkan seluruh isi perutnya. Meski Hana rasa isi perutnya sudah kosong, tapi mualnya masih kerasa banget sampai tubuh Hana lemas. Sepertinya dia ingat sesuatu, buru buru dia melihat kalender dan m