Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Berusaha untuk menghalau jatuhnya air mata yang sudah mengancam akan melompat keluar. "Kini, setelah berpuluh tahun, kata-kata Chelsea akhirnya menjadi kenyataan. Gue udah merasakan apa yang dulu ia rasakan. Bedanya, dulu dia cuma bilang kalau gue bakalan nangis darah karena sakit hati. Padahal gue bukan hanya pengen nangis darah sekarang, Ti. Tapi gue juga pengen amnesia aja. Kenyataan ini terlalu menyakitkan buat gue, Ti. Gue sampe pengen mati aja rasanya sekarang, Ti." Tiba-tiba saja Gina berdiri.
1091.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Kugadai Harta Suami Yang Berselingkuh

Kugadai Harta Suami Yang Berselingkuh

sapa Ira yang terheran melihat air mata Mutia yang kini kian menderas di kedua pipinya. Sigap, Mutia mengelap air mata yang turun itu dan matanya mengarah ke kanan dan ke kiri berusaha untuk mencari alasan agar Ira tidak terlalu kepo pada dirinya. "Ah, e-engak kok. Ini aku cuma kelilipan aja makanya perih jadi netes deh air matanya."
10115.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

teriakku lalu meluncur pergi dengan air mata yang entah mengapa meluncur begitu saja. *Gak usah julid (buat yang julid), ini hanya fiksi. Hehehe.
1059.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pergilah air mata
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Baca Semua Ulasan
Kini, Aku Belajar Melepasmu

Kini, Aku Belajar Melepasmu

Suaranya sarat dengan kesedihan yang tak terhingga. Vanya bahkan bisa merasakan beberapa tetes air mata yang hangat jatuh membasahi ceruk lehernya. 'Gilang menangis?' Bahkan dalam mimpi pun, dia tidak pernah menyangka bahwa suatu hari Gilang akan menunjukkan kelemahannya di hadapannya seperti ini. Di bibirnya, lumatan dan pagutan Gilang masih terus berlangsung dengan liar, mencoba merebut akal sehat dan napasnya, berusaha menyeretnya jatuh dalam pusaran gairah.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Kesayangan Duda Tampan

Istri Kontrak Kesayangan Duda Tampan

Ia menggelengkan kepala disertai air mata yang berjatuhan tanpa henti. To be continued
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Destroy Her Pride

Destroy Her Pride

Ia terus melamun entah berapa jam lagi. Mungkin air mata adalah teman terbaik bagi Perry, bagaimana tidak, gadis itu terus mengeluarkan air mata di kedua matanya, Perry tak ingin mengingat hal menyakitkan itu, tetapi air mata itu seakan menjelaskan bagaimana rasa itu terucap tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Perry mengusap pipinya, dan lagi-lagi air mata itu terjatuh, terjatuh dan terjatuh. "Please don't cry," ucap Perry membenci dirinya sendiri yang tak bisa mengendalikan air matanya.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Tiongkun Tan Choa Hok

Tiongkun Tan Choa Hok

Dia membiarkan air itu mengguyur kepalanya, mengalir lewat dahi, jatuh ke dagu, bercampur dengan sesuatu yang seharusnya tidak keluar dari mata seorang Jendral. Ini modus klasik. Modus pahlawan yang lagi pusing palak atau kepingin nangis tapi ogah hilang muka. Kalau menangis sambil mandi, tidak ada yang tahu mana air mata, mana air pancuran. Semua ngucur mak slorrr, habis itu bilang aja kena air sabun.
209 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Air mata itu menyirami hatinya yang babak belur, menyebabkan rasa sakit yang membakar. Seorang pria tidak mudah meneteskan air mata, kecuali jika dia sangat patah hati. Dia sangat terluka sehingga dia kehilangan semua harapan, air matanya juga tidak bisa menghilangkan rasa sakitnya. Dia dengan tulus berdoa ke surga, berharap para dewa tidak akan begitu kejam. Setelah beberapa lama, Farrel bangkit. "Sally, tunggu aku," gumamnya dengan bibir kering. Farrel menginjak tanah dengan sekuat tenaga dan berjalan maju dengan susah payah.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.5K kali sebagai pergilah air mata
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
malaikatmusik99
thor tolong dong bikin tokoh farrel nya pinter... jangan jadi bego bloon.... kan bukti tinggal d kasi liat aja surat nikah ..foto2 nikah sama sally...kan byk buktinya... bikin realistis dong thor alur ceritanya..... klo bikin kayak farrel gak bisa mikir hal sesimple itu...udah keterlaluan bego semua
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

bisikku menggeleng pelan, menatap diriku sendiri melalui pantulan cermin, tapi, air mata di sudut mataku justru menetes, tanpa permisi. Aku menggigit bibir bawahku lebih keras, seolah rasa sakit itu bisa menghilangkan kegelisahan yang ada di dalam dadaku. “Nggak mungkin,” gumamku, berulang-ulang, seolah dengan mengucapkannya, aku bisa mengubah kenyataan yang ada. Tapi setiap detik yang kulalui justru terasa seolah memperjelas semuanya. “Argh!” geramku tertahan. Mencengkeram pinggiran wastafel hingga buku-buku jariku memutih. “Hidup gue kenapa segila ini sih?!”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai pergilah air mata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status