Jebakan Bidadari Rumah Sakit
Aku tahu saat ini intensitasnya sudah tepat, terlalu jauh malah akan merusak semuanya.
Jadi, saat melihat Marto melepaskan satu tangannya untuk membalas pesan, aku pura-pura berbicara dengan polos, “Marto, kau kok sesibuk itu? Aku sudah gini, kau masih balas pesan!”
“Cuma masalah kerja.” Marto ragu sejenak lalu menjawabku dengan datar.
Aku masih tidak mau menyerah dan terus bertanya dengan manja, “Memangnya ada apa sih? Apa ada hal yang lebih penting dari aku, yang berada di depan matamu?”
Bab Populer