JILBABER JUGA MANUSIA
“Solusinya. Kamu pakai jilbab yang lebih tebal. Atau, dobel memakai jilbab dengan warna yang sama. Kalau kamu mau, bisa bikin sendiri untuk daleman jilbab. Kebetulan kakakku jualan daleman jilbab. Kamu mau? Murah, kok.”
Atika mengernyitkan dahinya. Ini Husna maksudnya mau mengingatkan atau mau promosi jualan, ya? Kok, jadi pengen suuzon gini jadinya? Tapi masa iya sih omongannya bukan untuk tujuan menasihati? Soalnya kalau dilihat-lihat, Husna dan Firda memang selalu memerhatikan jilbab yang mereka pakai. Berukuran lebar dan tebal. Jadi tidak memakai dalaman pun, leher atau bagian tubuh mereka tidak terlihat dengan mudah oleh orang lain.
Hot Chapters