KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU
Minimalis dan tampak sangat mewah, apalagi ketika ia sudah masuk ke dalam, mulutnya menganga lebar ketika melihat lampu kristal tergantung di plafon dengan indah, yang dia tahu harganya tidaklah murah.
“Wow, ada kristal.” Ita dan Lina ikut mendongak, mereka mengedarkan ke berbagai ruangan tersebut, lalu menyentuh apa saja yang belum pernah mereka lihat. Karena selama ini mereka hidup sederhana cenderung kekurangan.
“Siapa mereka, mas?” tanya Nuri terlihat jengah.
“Eh, harusnya saya yang bertanya. Kamu itu siapa? Kok ada di rumah suami saya, mas Azzam.” Tukas Imas dengan pongah dan bangganya, jika dengan Risa ia sangat paham sekali.
Bab Populer