Mata Elang
“Jadi begini, Mas. Anak saya menerima sampah yang sudah dipilah-pilah dari warga setempat, semuanya diterima oleh anak saya. Asalkan bersih dan bisa di daur ulang, anak saya akan menukarnya dengan uang,”
“Nah, kalau sudah terkumpul bisa dibuat kerajinan tangan ataupun dijual ke pengepul sampah. Lumayan loh, Mas. Per bulan bisa menghasilkan 1 juta itu bersih, Mas. Padahal sampah yang dibuang, lalu kita pungut untuk kita sulap menjadi nilai jual yang tinggi,” beber Ibu penjual sayur.
Anthony mengangguk, dia baru tahu ada juga istilah bank sampah. Setelah dia merasa puas bertanya, dia pun pergi dan tidak lupa mengucapkan terimakasih.
Hot Chapters