PESONA
Setelahnya aku pun mematikan sambungan panggilan dan menaruh kembali ponselku yang berharga puluhan juta ke saku celanaku sebelum ponsel mahal ini akan menjadi korban amarah ayahku karena sikapku.
Anggap aku kurang aja, durhaka, atau anak tidak tahu diri karena mengabaikan ayahku dengan cara yang tidak sopan. Dulu aku tidak begini, dulu aku adalah anak yang sopan, ramah, penurut, dan sangat menyayangi ayah serta ibu kandungku. Tapi pria tua ini juga yang mengubah aku menjadi Malin Kundang yang durhaka. Dia membawa ular betina ke rumah ini dan membuat jiwaku mati rasa.
Hot Chapters